"Sumpah Ren, keluarga gue gak sesederhana yang lo pikir. Mereka biasa di jalanan gimana mungkin bisa membiasakan diri datang ke pesta orang-orang terhormat!" "Biasa aja kali! Toh, gak semua orang menguasai kebiasaan orang-orang terhormat." Kaliya meringis masam, apapun yang Garen ucapkan Kaliya berpikir pria itu tidak akan mengerti latar belakang keluarga besar yang dia maksud. Segelintir orang yang hanya tau dunia ini keras dengan segala kekerasan yang terjadi di jalanan. Berbicara dengan nada tinggi dan makan dengan kaki diangkat satu bukanlah kebiasaan bagus untuk diterapkan pada acara kaum elit. Nada dering Kaliya mengudara sebelum dia berhasil menjelaskan kepada Garen. Ternyata Cakra memberi tahu bahwa persiapan untuk acara hantaran sudah selesai. Rupanya sebelum pergi ke warung

