"Yuk pulang, tapi lo nya sadar dulu biar gue gak terlalu khawatir banget liat lo kayak gini." Ucap Jhordan sambil terus melihat ke arah Vanka dengan air mata yang tidak henti-hentinya terus mengalir membasahi pipinya. Namun beberapa saat kemudian seperti ada keajaiban yang datang untuk Jhordan, tiba-tiba saja Vanka menggerakkan tangannya yang membuat Abel melotot terkejut. "Vanka gerak, iya beneran dia gerak, Kal!" Teriak Abel sambil menarik-narik baju Maikal dengan kencang bahkan sampai membuat Jhordan langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Vanka. Dan benar saja ternyata Vanka kini sudah mulai menggerakkan kepalanya bahkan kini Vanka melihat ke arah Jhordan dengan mata yang sudah berkaca-kaca. "Jhordan." Panggilnya ketika melihat Jhordan ada di hadapannya. Sontak hal itu

