Sedangkan Vanka dan Jhordan baru saja sampai di lantai tiga kamar Jhordan. Jhordan kemudian masuk ke dalam kamarnya dengan keadaan yang masih menggendong Vanka. Jhordan kini mulai menaruh Vanka di atas kasur king size nya dengan perlahan dan menyelimuti nya hingga batas perutnya saja. Karena saat ini Vanka tidak merebahkan tubuhnya, dia hanya setengah terduduk dengan belakang tubuhnya yang disangga oleh dua bantal yang sengaja Jhordan letakkan hanya karena ingin Vanka merasa nyaman. "Tunggu disini sebentar ya, gue mau ke bawah dulu sekalian telepon dokter kesini." Ucap Jhordan berpamitan kepada Vanka. Vanka mengerucutkan bibirnya kemudian menundukkan kepalanya sambil memainkan kedua tangannya. "Emang gak bisa ya kalo nyuruh, Jafir aja." Pintanya yang membuat Jhordan gemas dengan ek

