Raga dan Vanka kini sudah berada di dalam mobil dan, seperti nya mereka sudah siap untuk pergi pulang. Raga membunyikan klakson mobilnya sebagai tanda pamit terakhir kepada keluarga Jhordan yang tengah berdiri memperhatikan mereka yang akan hendak pulang. Raga kini melaju dengan pelan. Terlihat di dalam raut wajahnya tersirat kebahagiaan yang tidak bisa mereka ungkapkan. Ternyata memang benar, tuhan selalu merencanakan sesuatu yang jauh lebih baik dari apa yang kita kira. "Mau mampir ke suatu tempat dulu gak?" Tanya Raga kepada Vanka. Vanka langsung melihat ke arahnya dan menggelengkan kepalanya. "Nggak dulu deh. Kita langsung pulang kerumah aja." Sahut Vanka sambil tersenyum riang ke arah Raga. Raga membalas senyumannya dan mengusap puncak kepala Vanka pelan. "Oke deh siap." Ujarny

