Bertarung Tanpa Simbol

1017 Kata

Besi tajam nan panjang dipegang Caturaka. Sisa dari benda tersebut disarungkan dan ditaruh di pinggang. Dengan sangat percaya diri dia keluar dari rumah tersebut. Beberapa batu buatan manusia melayang menuju padanya. Tebasan demi tebasan dilakukan. Satu per satu batu mulai berubah arah. Beberapa benda yang ada di sekitar sana menjadi korban benda keras tersebut. Langkah demi langkah ditempuh sambil menahan segala serangan. Kini Kazaro sudah berada di dalam radius serangan. Tebasan keempat pedang telah diayunan. Namun dia terpental dahulu terkena ledakan simbol. Tubuh bertangan empat tersebut menatap sebuah tembok. Sibuk melawan para preman membuat Kazaro sedikit terlena atas keamanan si adik. Wardana yang ditugaskan untuk menjaga juga kewalahan mengatasi itu. Selain luka yang parah, dia j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN