Pengawalan yang dilakukan anak buah Savrata sangat ketat hingga tak ada celah bagi Ice Able untuk lari. Dua buah pedang ditodongkan ke leher siap untuk membunuh jika Ice Able menolak untuk menanda tangani buku nikah. Sebuah pena diambil dengan tangan kanan. Buku yang ada foto wajahnya digoreskan tinta pena hingga membuat pola tanda tangan khas sesuai yang dia inginkan. Beberapa kali tanda tangan telah tertorek di buku tersebut. Buku tersebut ditutup. Pedang yang berada di leher Ice Able disingkirkan hingga Savrata bisa mendekat. "Ice Able, julurkan tanganmu dan hadapkan ke atas," perintah Sambadi. Tangan kanan yang berisikan simbol dengan lambang pembeku dijulurkan dan dihadapkan ke atas hingga bisa terlihat simbol tersebut. "Savrata, julurkan tanganmu dan genggam tangan Ice Able," peri

