"Memangnya ada apa?" tanya Kazaro yang baru saja dari mobil. "Kukira kita ada di tempat indah dan penuh kenangan. Ternyata hanya pantai ini saja," keluh Kimina dengan penuh kekecewaan. Segenap keluarga Ragatas berjalan menuju ke sebuah pondok yang terlebih dahulu dipesan. Tempat tinggal sementara itu berada di atas laut. Lantai serta pelindung gelombang laut yang menjadi akses jalan satu-satunya menambah keindahan mata. Kimina yang semula denan wajah penuh kekecewaan berubah menjadi penuh kesenangan dan kekaguman. "Wow, kenapa aku tak pernah melihat seperti ini sebelumnya?" ucap Kimina. "Sebab di sini harganya mahal, rencananya kita akan di sini hingga dua hari," kata Ragatas. Sebuah digesekkan. Pintu pondok terbuka, satu per satu anggota rombongan masuk ke dalam rumah tersebut. "Dua

