Latihan Dalam Bahaya

1027 Kata

"Sebab kau tak aku anggap sebagai musuh. Kita ulangi lagi. Sebagai bonus aku tak akan mengarahkan simbol kepadamu," kata Kazaro. Dia pun berjalan menjauh dari Wardana. Hujan lebat tak menghalanginya sama sekali. Persiapkan kuda-kuda kembali dilakukan Wardana. Dikarenakan jaminan tak terkena ledakan simbol, dia bisa dengan leluasa untuk menyerang. Cabikan mulai dilakukan. Serangan pertama memang gagal. Namun dia sempat menyerang dengan serangan berikutnya. Serangan ini pun gagal dan tertahan lagi. Kedua tangan sudah digenggam. Kini tendangan yang digunakan. Di saat yang bersamaan Kazaro juga ikut menendang. Adu kekuatan terjadi. Tenaga yang dimiliki pemilik simbol harimau jauh di atas yang dibayangkan Kazaro. Sang mentor merasakan sedikit kesakitan. Kedua genggaman tangan terlepas. Kazaro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN