Prahara di Sekolah

1029 Kata

Menjadi sebuah senjata sungguh tidak mengenakkan. Selain kepala pusing karena penglihatan pindah-pindah karena digerakkan, seluruh tubuh menjadi sakit karena terbentur ke sana dan ke sini. Belum lagi pakai menjadi kotor dan penuh darah yang keluar dari luka, tata rias menjadi berantakan serta bagian yang seharusnya tertutup menjadi konsumsi publik secara gratis. Itulah nasib buruk yang menimpa pada seorang siswi yang bernama Dizzy. Sudah beberapa kali dia menghantam tubuh temannya. Setelah merasa cukup baru tubuh yang tak berdaya tersebut dibuang dan menghantam ke sebuah pagar besi. Tak menancap ke pagar masih menjadi sebuah keuntungan. Lantai di bawah menjadi tempat pendaratan yang sangat menyakitkan. Penglihatan telah kabur, dia pun tak sadarkan diri. Rianti, seorang perempuan bertato b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN