Bab 19. Malam Pertama

1252 Kata

"Hah? Ma-maksud Anda apa ya, Pak?" tanya Gwen dengan bingung. "Damar ada di kantor polisi?" Kenzo terkejut, matanya membulat seraya berdiri tegak setelah mendengar kalimat terakhir yang baru saja diucapkan oleh Gwen. Pria itu melangkah mendekat lalu meraih ponsel yang tengah digenggam oleh istrinya. "Halo, Pak. Saya Ayahnya Damar. Anak saya kenapa, ya?" tanyanya dengan kesal, seraya meletakan ponsel di telinga. "Anda Ayahnya Damar?" tanya petugas polisi di dalam sambungan telepon. "Betul, Pak." "Begini, Pak Kenzo. Putra Bapak ada di kantor, saya tunggu Anda di kantor kami sekarang juga." Mata Kenzo terpejam dengan d**a naik turun, rasanya benar-benar kesal. "Bisa tolong dijelaskan kenapa putra saya bisa ada di kantor polisi, Pak?" "Saya akan jelaskan di sini, Pak. Maaf mengganggu An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN