Damar sontak menghentikan langkahnya dengan terkejut. Memandang wajah sang ayah dan Gwen secara bergantian. Ia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Kenzo. "Ma-maksud Daddy apa? Kaka?" tanyanya dengan bingung. Kenzo tersenyum lebar lalu melangkah menghampiri sang putra. "Iya, kakak. Daddy akan mengadopsi Citra, kalian akan menjadi saudara angkat, Damar," jawabnya menghentikan langkahnya tepat di depan Damar. Damar menggelengkan kepala dengan senyum kecil. "Nggak, gak mungkin. Daddy gak boleh adopsi dia, Dad. Kalau dia sampe tau aku yang--" "Sttt! Jangan bahas masalah itu sekarang, Damar," bisik Kenzo, mendekatkan wajahnya di telinga sang putra lalu merangkul bahunya dan membawa Damar melangkah mendekati ranjang. "Kenalan dulu sama calon adik angkat kamu, D

