Raline masih menatap tak percaya dengan adegan yang tersaji di hadapannya. Bagaimana mungkin Miko bisa menuduhnya berselingkuh, sementara kekasihnya itu sedang dirangkul oleh gadis lain. Akal sehatnya tak bisa memahami tuduhan itu dengan situasi tak masuk akal ini. Raline bingung siapa yang sesungguhnya berhak marah. "Kamu gak usah alihin pembicaraan. Tersangkanya itu kamu, bukan aku!" jawab Miko kasar. Mata Raline semakin terbelalak. Ia takjub dengan kalimat yang baru saja dilontarkan kekasihnya itu. "Aku tersangkanya?! Aku ngapain? Cuma makan dengan Rafael! Sementara kamu? Mesra-mesraan dengan cewek murahan itu!" Raline menatap sinis ke arah perempuan yang sedang bergelayut manja dilengan Miko. "Jaga mulut kamu! Dia itu lawan main aku di film. Kita lagi bangun chemistry, makanya kaya

