Bi Herna keluar kamar Rega dengan wajahnya yang terlihat tidak berselera sama sekali. Apa yang sebenarnya terjadi sampai membuatnya tak berminat untuk melanjutkan aktivitasnya lagi. Bi Herna berjalan menuruni tangga dengan terlihat terburu-buru. Pandangannya mengitari sekitar, mencoba mencari seseorang sepertinya. Pandanganny terhenti pada seorang lelaki yang tampak menatapnya sejak tadi. Sengaja tanpa suara, Bayu memberikan senyuman menyapa kepada Bi Herna yang menghela nafas. “Bi Herna mencari siapa?” Tanya Bayu yang menghampiri Bi Herna. “Dimana Kinan?” Tanya Bi Herna yang tetap celingak-celinguk mencari Kinan, yang seingatnya ia terakhir melihat gadis itu mengganti pakaiannya. “Dia…dia…” Ucap Bayu tampak terbata karena ia tidak menyangka jika gadis yang bersembunyi di dalam kamar

