KENDALI

3662 Kata

Pagi yang berantakan, kalimat yang sangat cocok untuk mendefinisikan yang terhadi sekarang ini. Rega yang terduduk di meja kerjanya, ia tidak memandang gadis yang tengah terduduk santai di atas tempat tidurnya itu, begitu santai tanpa merasa bersalah. Tinna sama sekali tidak merasa bersalah setelah membuat seragam sebagai pelayan milik Kinan basah. Sedangkan Rega tanpa menahan emosi, wajahnya benar-benar muram dan menatap gerak-gerik Tinna dengan matanya bak elang, begitu tajam. “Bukankah seharusnya ada yang perlu kita bicarakan?” Tanya rega dengan nada bicara yang masih rendah, menahan amarah. “Apa?” Tanya Tinna dengan wajahnya yang sama sekali tidak menyadari apa yang membuat wajah Rega merah padam. “Mengapa kamu menumpahkan air di pakaian Kinan segala?” Tanya Rega yang mulai beran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN