IKUTI ALURNYA

4217 Kata

Seorang lelaki masih terlelap dari tidurnya, gadis yang semalam ada disampingnya sudah beranjak pergi entah kemana. Lelaki itu dibangunkan oleh dering ponselnya yang semakin lama semakin terdengar nyaring mengganggu gendang telinganya. Mau tidak mau, tangannya mulai meraba sekitarnya mencoba menemukan benda berbentuk pipih itu, tentunya dengan mata yang terpejam. “Halo!” Ucapnya dengan suara serak khas orang yang baru saja bangun tidur. Halo! Tuan Rega! Bagaimana keadaan Kinan? Suara seseorang dari sambungan telepon membuat Rega mau tidak mau membuka matanya melihat nama pemanggil di layar ponselnya yang menyala. Ia kembali menempelkannya di daun telinganya setelah memastikan siapa yang menghubungimu di pagi buta ini. “Oh Mbak Siti! Kinan baik-baik saja, sebaiknya jangan menghubungi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN