32. Perdamaian

1069 Kata

"Maaf, ya, Regi, aku bener-bener nggak tahu kalau ada rencana kayak gini." Marisha langsung mengucapkan kalimat itu saat Antariksa menariknya lembut untuk meninggalkan kumpulan keluarga yang begitu antusias saat menyambutnya. Antariksa yang mendengar kalimat itu tersenyum tipis. Merasa bingung dan aneh dengan kondisi yang ada. Bukankah seharusnya dirinya yang mengatakan permintaan maaf? Menoleh ke arah ibunya, entah mengapa Antariksa yakin jika semua ini adalah rencana wanita yang sudah melahirkannya itu. "Harusnya aku yang minta maaf, kamu terjebak kayak gini kan gara-gara aku." Antariksa mendesah lirih, sesekali menoleh ke arah dalam rumah di mana keluarganya masih sibuk menyiapkan makan malam. "Tapi gimana ceritanya kamu bisa ada di sini?" Antariksa penasaran dengan cerita lengkap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN