Hari kedua tanpa mengantar-jemput Viona, dan entah sampai kapan wanita itu akan berada di luar kota. Antariksa bahkan sama sekali tidak bisa menghubunginya karena ponsel Viona mati. Entah sengaja dimatikan, atau karena alasan tertentu, Antariksa sama sekali tidak tahu. Yang jelas laki-laki itu berusaha untuk berpikir positif. Saat ini Viona sedang bekerja dan tidak mungkin melakukan hal yang tidak-tidak. Meski baru mengenal sebentar, dan hubungan di antara mereka belum jelas, tetapi Antariksa yakin komitmen tidak langsung yang mereka bangun akan menjaga hati wanita itu. "Ta, Ibu pengin ajak Marisha masak bareng, coba kamu hubungin dia kapan bisanya." Antariksa yang baru saja keluar dari kamar seketika berdecap lirih. Merasa jengah dengan pembahasan Marisha yang tiada habisnya. Ibunya t

