29. Sebuah kebohongan

1563 Kata

Viona : Re, maaf banget. Aku kayaknya nggak bisa bantuin kamu. Ada kerjaan mendadak yang mengharuskan aku ke luar kota sekarang juga. Situasi horror yang kini sudah tercipta, bertambah menakutkan setelah pesan itu masuk. Antariksa hanya bisa mendesah pasrah, lalu membalas pesan itu seolah tidak pernah ada situasi genting yang kini terjadi. "Jadi beneran ini yang mau kamu ajak ke rumah?" Pertanyaan itu berulang karena Antariksa belum menjawab pertanyaan pertama yang bermakna sama. Laki-laki itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal sembari melirik Marisha yang kini tampak kebingungan. "Anta!" "Iya, Ibu," jawab laki-laki itu cepat dan langsung menyesali jawabannya saat mata ibunya tampak berbinar. Karina yang kini berdiri di samping ibunya juga ikut melempar senyuman padanya. Tanda jika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN