“Selamat datang Kakak Zhao!”
Leng Wu memberikan hormat pada Zhao Lei yang baru saja turun dari mobil, semua anak buahnya pun mengikuti apa yang ia lakukan.
“Selamat datang Kakak Zhao!”
“Hahaha kalian sangat bersemangat ya meskipun ini masih pagi, jangan terlalu kaku kepada ku itu tak membuat ku nyaman.”
Zhao Lei turun sembari mendekati salah satu anak buah Leng Wu yang berada dekat dengannya, ia kemudian menegakkan tubuh anak buah Leng Wu itu bertujuan agar berhenti membungkukkan tubuh kepadanya.
“Santai saja tak ada orang asing disini, kita disini adalah keluarga jadi tak perlu seformal ini.”
Awalnya semua orang merasa ketakutan saat Leng Wu mengatakan bahwa Zhao Lei akan datang kesini, meskipun Zhao Lei telah berkali-kali mengatakan bahwa ia telah menganggap mereka seperti adik sendiri namun tentu saja kepercayaan tak datang begitu saja. Setelah perlakuan sederhana seperti ini akhirnya mereka mengakui bahwa Zhao Lei adalah Kakak sekaligus Tuan baru mereka, dengan kehadirannya maka bukan hal yang tidak mungkin bagi Black Dragon untuk kembali ke masa kayanya.
Mereka pun mengantarkan Zhao Lei menuju ke dalam untuk membahas alasan kedatangannya hari ini sembari tak lupa untuk menyeduh teh untuknya.
Di dalam ruangan tamu hanya berada Zhao Lei, Leng Wu serta beberapa anak buahnya. Mereka terdiam tak berani membuka pembicaraan karena Zhao Lei terlihat tengah benar-benar menikmati teh yang mereka suguhkan, beberapa anak buah Leng Wu saling melirik satu sama lain kebingungan untuk melakukan apa. Hingga akhirnya Zhao Lei menaruh cangkir kosongnya di atas meja.
“Haaaahhh... Sudah lama aku tak menikmati teh senikmat ini, ini membuat ku bisa berlama-lama disini.”
“Haha aku senang Kakak Zhao menyukainya,” ucap Leng Wu sembari menuangkan kembali pada cangkir kosong Zhao Lei.
“Terima kasih.”
Zhao Lei kembali menikmati tehnya seperti sebelumnya sehingga orang-orang ini kehabisan bahan pembicaraan, namun hal ini memang di sengaja oleh Zhao Lei untuk melihat reaksi mereka.
“Tuan, anda terlalu banyak membuang-buang waktu.”
“Diam, aku sengaja melakukan ini agar bisa mendapatkan Poin Sins dari mereka.”
“... Maka rencana anda akan tertunda.”
Mendengar peringatan dari System, Zhao Lei segera meletakkan cangkirnya di atas meja lalu mendenguskan nafas beberapa kali.
“Baiklah aku akan menanyakan beberapa hal kepada mu Adik.”
Raut wajah Zhao Lei berubah seketika menjadi serius sehingga orang-orang yang ada disini menjadi sedikit tergidik, hal ini tentu saja terjadi karena kejadian kemarin malam yang mana tak mungkin bisa mereka lupakan dengan mudah.
“Seingat ku Black Dragon tak seperti ini, bukankah ini adalah kelompok yang melahirkan para Raja? Lalu kenapa sekarang kalian seperti berada di kasta terbawah?”
Leng Wu tersentak mendengar hal itu dan ekspresi wajahnya menjadi kurung, hal itu berlaku sama dengan beberapa anak buah Leng Wu yang mengeluarkan ekspresi sama.
“Karena Kakak sudah menjadi bagian dari kami maka tak ada lagi yang perlu aku rahasiakan, ini terjadi satu-satunya Raja yang mendukung kami saat ini tengah mengalami masalah kesehatan. Biasanya orang asing akan langsung disingkirkan jika mendengar hal ini namun karena Kakak adalah Tuan kami yang baru maka Kakak harus mengetahuinya.”
Jelas saja Zhao Lei tak mengetahui hal ini karena dahulu ia terlalu lama berdiri di permukaan setelah trauma atas apa yang menimpanya di dunia bawah, meski begitu ia memang mendengar mengenai rumor yang sama namun tak pernah memastikan.
“Beliau adalah kerabat Guru ku dan hanya beberapa orang saja yang mengetahui lokasinya saat ini.”
“Hmm... Berarti kau ingin membawa ku kesana untuk menyembuhkannya? Aku tak terlalu yakin bisa melakukan hal itu.”
“Bagaimana Kakak bisa mengetahui niatan ku?” tanya Leng Wu dengan terkejut.
“Haaahh... Kau seharusnya menyelidiki tentang ku yang berhasil menyelamatkan Mo Tua, karena hal ini juga kau ingin aku menyelamatkan orang itu bukan?”
“B-Benar Kak.”
“Saat menyelamatkan Mo Tua aku hanya beruntung, itupun aku juga hampir membunuhnya di saat yang sama. Aku takut yang ku lakukan nanti bukan malah menyelamatkan orang ini melainkan mempercepat ia untuk merenggang nyawa.”
Leng Wu tertunduk lesu mendengar penjelasan dari Zhao Lei, namun yang dikatakan oleh Zhao Lei adalah kebenaran dan sudah berasal dari System sendiri. Life Dan hanya bisa menyelamatkan seseorang jika ia sudah berada dalam keadaan sekarat, dan karena ini juga Zhao Lei mencoba memaksa suatu keadaan pada Leng Wu.
“Baiklah aku akan pergi kesana untuk memeriksanya, terlebih lagi kau pasti disuruh untuk membawa ku kesana bukan? Aku akan ikut jadi jangan kurung seperti itu”
“Benarkah Kakak?!”
“Tentu.”
Meskipun tampang orang-orang ini terlihat sedikit menakutkan dan tua, namun tetap saja mereka masih memiliki perasaan yang tulus. Tentu saja ini karena kelompok Black Dragon saja yang berbeda daripada kelompok lainnya, mereka menjalankan bisnis dengan benar dan tidak melakukan hal yang dilarang.
Tak lama kemudian Zhao Lei dibawa langsung oleh Leng Wu menuju tempat dimana Raja ini berada. Dalam perjalan menuju ke tempat itu Zhao Lei memutuskan untuk menarik undian dari System dan memasukkan dirinya dalam keadaan tidur di dunia nyata, ini adalah salah satu fitur baru juga yang mana tak dijelaskan oleh System.
Begitu Zhao Lei masuk ia dihadapkan kepada layar undian lotere yang jauh lebih besar daripada sebelumnya, tak hanya itu sekelilingnya juga tampak lebih bercahaya berbeda daripada sebelumnya yang menerapkan kesan gelap gulita.
“Woaahh... Aku suka tampilan baru ini, tapi aku tak suka dengan yang ini.”
Zhao Lei menunjuk ke arah layar yang saat ini berisikan 3 kotak hitam dan 3 kotak berwarna.
“System sialan! Kenapa kau begini pada ku? 2 kotak kosong saja sudah sangat menyiksa ku dan sekarang kau memberikan ku 3 buah.”
“... Semuanya diatur acak Tuan, namun karena versi System sekarang sudah diperbaharui maka Tuan bisa merefresh hadiah undian untuk mendapatkan hadiah lainnya.”
“Ohh! Benarkah? Tidak, tunggu sebentar. Berapa Poin yang dibutuhkan untuk merefresh dan menarik undian di System baru ini?”
Zhao Lei merasakan sedikit keanehan dari berbagai fitur yang berbeda dari sebelumnya, ia teringat bahwa System ini adalah pencari laba sehingga kemungkinan besar akan menaikkan harga.
“... 3000 untuk merefresh dan 1000 untuk menarik undian.”
“Haaa! Sudah kuduga kau akan menaikkan harganya berkali-kali lipat, kenapa kau begitu jahat padaku saudara System.”
Zhao Lei berpura-pura sedih hingga sangat terpuruk sampai-sampai ia bersujud di depan mesin undian, air mata kebohongannya terus mengalir deras dan ia mengeluarkan suara tangisan yang begitu mengganggu. Hal ini dilakukan agar ia bisa meluluhlan System.
“... Baiklah Tuan.”
DING!
Karena berhasil mengupgrade System ke versi selanjutnya maka User mendapatkan 1 kali menarik undian gratis.
“Nah ini yang aku maksudkan! Ayo segera kita tarik” ucap Zhao Lei sembari melompat kegirangan dan menarik tuas mesin undian.
Meskipun secara samar Zhao Lei bisa merasakan bahwa System saat ini kesal dengan tindakannya, namun hal ini adalah hal yang tak disangka olehnya karena sepertinya System memiliki suatu emosi tersendiri.
Undian terus berputar berkali-kali melewati kotak berwana dan kotak hitam yang ada di layar, cahaya putaran itu berlangsung semakin lama semakin melambat dan pada akhirnya berhenti di kotak berwana biru pertama.
“Yeeaah! Setidaknya itu tidak hitam.”
DING!
Selamat anda mendapatkan 1 slop rokok berkualitas tinggi.
“Hmm? Apa? Rokok? Apa kau bercanda?!”
Satu slop rokok yang di dapatkan Zhao Lei pun muncul di hadapannya dan jatuh tepat dalam tangkapannya, ia membolak-balikan kardus rokok ini berharap ada sesuatu yang spesial darinya.
“System, apa ini memiliki manfaat yang sama seperti Burger itu?”
“Tidak Tuan, itu hanyalah rokok berkualitas tinggi seperti biasanya.”
“Tidak ada yang spesial? Seperti meningkatkan fisik ataupun kekuatan internal?”
“Tidak ada Tuan.”
Zhao Lei merasa sangat kesal karena sudah dipermainkan seperti ini oleh System, itu nampak jelas pada System yang tiba-tiba menampilkan layar notifikasi dengan bertuliskan emote senyum. Namun saat ia akan mengeluarkan amarahnya tiba-tiba guncangan yang sedikit kuat memaksanya untuk bangun kembali.
“Kakak! Kita sudah sampai, bagaimana kau bisa tidur begitu sampai di kursi mobil?”
Zhao Lei tak menjawab pertanyaan Leng Wu namun ia mengeluarkan ekspresi marah yang cukup seram hingga Leng Wu sedikit ketakutan.
“Apa yang aku lakukan hingga Kakak menjadi semarah ini?”
Zhao Lei pun turun dari mobil dan mengikuti Leng Wu dari belakang, mereka masuk ke rumah yang cukup sederhana namun lumayan luas dengan pohon rindang yang menyejukkan hati. Begitu Zhao Lei masuk ke dalam rumah ini, ia merasakan bahwa ada sesuatu yang tengah bergejolak di dalam tubuhnya.
“Ada apa ini? Tubuh ku... Seperti ada sesuatu yang bergejolak dan terasa cukup panas. System apa yang sedang terjadi?”
“Tuan sedang menyerap energi dari pohon itu yang mana akan berguna untuk menyempurnakan teknik 18 pukulan naga milik Tuan, tahanlah selama 3 menit maka teknik Tuan akan meningkat ke level selanjutnya.”
“B-Baiklah jika begitu.”.
Zhao Lei terus berjalan mengikuti Leng Wu dan menahan gejolak panas ini yang semakin lama semakin panas, mereka akhirnya sampai di salah satu ruangan yang di sisi lainnya langsung menuju suatu arena tertentu, terdapat 3 orang yang tengah berbincang di ruangan itu saat ini.
“Kakak aku sudah membawanya kesini,” ucap Leng Wu sembari memberikan hormat pada orang yang ada di hadapannya.
“Terima kasih Leng Wu, hmm... Apa kau bisa merasakannya?” tanya orang ini pada orang yang lebih tua di hadapannya.
“Iya, dia menerobos hanya dengan merasakan energi dari pohon itu. Benar-benae berbakat!”
Zhao Lei tak begitu memperdulikan pembicaraan orang-orang ini dan berfokus untuk menahan diri dari panas yang mulai tersebar ke seluruh tubuhnya, pandangannya semakin memudar dan ia merasa bahwa dirinya akan segera jatuh pingsan karena panas ini. Namun-
DING!
Selamat! Teknik 18 pukulan naga berhasil di upgrade ke level 1.
Tiba-tiba Zhao Lei merasakan tubuhnya kembali berenergi dan jauh lebih kuat daripada sebelumnya, tak hanya itu ia juga merasakam bahwa semua indranya jauh meningkat daripada sebelumnya sehingga ini merupakan hal yang sangat menguntungkan.
Karena terlalu senang Zhao Lei tak sadar bahwa dirinya saat ini tengah menjadi pusat perhatian dari seluruh orang yang ada di sini.
“Ehmm... Nama ku Zhao Lei, terima kasih atas waktu yang sudah diberikan.”.
“Hahaha! Kepribadian yang sangat ku sukai, tak heran kenapa Leng Wu sangat mengangumi bahkan saat pertama kali bertemu.”
Orang itu bangun dari kursinya dengan dibantu oleh orang yang berdiri di sisinya, ia mulai mendekati Zhao Lei yang saat ini berdiri bersama Leng Wu.
Zhao Lei terkejut saat melihat penampilan dari orang ini, kulitnya sangat pucat dan kantung matanya sangat terlihat jelas. Tak hanya itu ia tampak sangat kelelahan bahkan hanya untuk berjalan menuju Zhao Lei yang hanya beberapa langkah darinya.
“Aku Zhang Jhunda! Mulai sekarang kita akan menjadi saudara, kau bisa memanggil ku Kakak.”
Selain Zhao Lei semuanya nampak sama sekali tak terkejut, mereka sepertinya telah mengetahui bahwa hal ini akan terjadi atau lebih tepatnya mereka telah merencanakannya.
Zhao Lei sendiri kaget karena mendengar nama dari orang ini, ia tak menyangka bahwa Raja yang mendukung Black Dragon adalah Zhang Jhunda yang mana bisa dikatakan adalah seorang legenda.
Tiba-tiba orang tua yang ada di belakang Zhang Jhunda maju dan mulai berhadapan dengan Zhao Lei, Leng Wu tampak sangat menghormati orang tua ini sehingga dengan sekejap Zhao Lei tahu bahwa orang ini adalah guru Leng Wu.
“Kau selalu terburu-buru dalam memutuskan sesuatu Zhang Jhunda, ini juga yang membuat kau jatuh dalam kondisi seperti ini.”
“Hahaha... Bagaimana pun dia ini adalah orang yang cukup berbakat, aku tak bisa manahan diriku.”
“Haaahh... Itulah alasannya aku disini.”
Bhhuaaaagg... Dhhaaaarrr....