Kegelisahan Mo Qing

1067 Kata
“Aku sudah bosan untuk terkejut akan semua ini, siapa yang menyangka bahwa Mo Qing akan mengantarku dengan menggunakan mobil mewah seperti ini” Zhao Lei duduk diam terpaku sembari memangkukan wajahnya pada tangannya, sesekali menghela nafas berat karena belum terbiasa dengan semua yang dialaminya ini. Mo Qing yang tengah menyetir mobil di sampingnya melihat tingkah laku Zhao Lei dan mengira bahwa dia tengah dalam suasana hati yang buruk, dari masuk ke mobil hingga telah menempuh setengah perjalanan menuju rumah yang di berikan Mo Lu Gheng, mereka sama sekali tak mengucapkan sepatah kata pun sehingga suasana tampak berat. “Apa aku melakukan kesalahan sehingga Tuan Zhao tak merasa senang? Padahal aku sudah berpakaian begini untuk menarik perhatiannya namun ia sama sekali tak melirikku.” Pikiran Mo Qing semakin berkecamuk namun ia bingung untuk memulai pembicaraan, jika sudah begini ia hanya bisa pasrah dan membiarkan Zhao Lei agar tak menyinggungnya. Tiba-tiba Zhao Lei teringat bahwa di kehidupan sebelumnya Keluarga Jiang tak memiliki kekuatan seperti ini, jangankan untuk bisa bersikap santai begitu saat bertemu dengan Patriak Mo bahkan mereka dulu adalah keluarga yang tak terlalu terpandang. Hal ini membuat Zhao Lei penasaran karena perbedaan yang lumayan drastis ini. “System, kenapa ada yang berbeda daripada sebelumnya? Seingat ku dulu Keluarga Jiang tak sekuat ini.” “Itu adalah hal yang wajar Tuan, itu adalah perbedaan yang ada di planet Blue Spectre ini. Ini adalah bentuk dukungan System pada user yang memiliki ingatan penuh di planet bumi, jika System sudah naik ke versi selanjutnya maka anda akan bisa memanfaatkan keuntungan ini.” Zhao Lei mengeryitkan dahi karena tak mengerti apa yang dikatakan System, namun ia tahu bahwa semuanya akan terjadi ketika waktunya tiba. Sadar bahwa Mo Qing tengah gelisah saat ini akhirnya Zhao Lei menanyakan sesuatu padanya. “Nona Mo, bolehlah aku bertanya sesuatu padamu?” “Eh! T-Tentu saja Tuan,” jawab Mo Qing sontak karena kaget. “Kenapa perempuan ini?” Zhao Lei tak mengerti mengapa Mo Qing menjadi begitu gugup. Namun berkat pengalamannya bermain dengan ratusan perempuan di kehidupan sebelumnya, Zhao Lei yang tadinya bingung menjadi mengerti apa yang saat ini tengah melanda Mo Qing. “Haha... Bodohnya aku. Kembali ke umur 19 tahun membuat ku tumpul akan hal ini, sudah sangat jelas bahwa Mo Qing tengah mencoba menarik perhatian ku namun aku tak sadar.” “Jadi Nona Mo, apa aku akan tinggal sendiri di rumah yang di berikan Mo tua?” “Huh? Itu benar Tuan, karena Kakek sudah memberikan rumah ini maka anda bebas untuk tinggal sendiri ataupun mengajak orang lain ke sana.” “Syukurlah kalau begitu, kau tahu bahwa sebenarnya aku tak terlalu bisa mengurus kebutuhan ku sendiri. Mungkin ada bagusnya nanti aku mempekerjakan seseorang untuk mengurusnya namun aku tak tahu bahwa apa itu pilihan yang terbaik.” Seketika wajah Mo Qing menjadi merah merona yang menandakan bahwa ia mengerti apa yang di maksudkan oleh Zhao Lei, ia tampak ingin menundukkan wajahnya namun tak bisa karena masih menyetir mobil. “A-Aku akan memikirkannya terlebih dahulu Tuan.” “Hmm? Itu tak apa, tapi ingatlah bahwa aku ini selalu bebas. 1 wanita tak cukup bagi ku jadi pikirkanlah dengan baik.” “Hehe, aku ingin membuat harem di dunia ini. Setidaknya itu yang ingin ku lakukan sejak dulu namun belum pernah terwujudkan.” Jawaban itu membuat Mo Qing terdiam namun pikirannya terus berkecamuk, di satu sisi ia ingin memiliki Zhao Lei sorang diri namun di sisi yang lain ia tak dapat mengekangnya. Ia tahu bahwa hal sepenting ini harus di bicarakan dengan Kakeknya. Akhirnya keduanya sampai di gerbang komplek perumahan mewah yang sangat megah, penjaga menghalangi mobil Mo Qing lalu menghadap ke arahnya. Tok... Tok... Tok... Penjaga mengetuk kaca mobil yang masih tertutup rapat. “Tolong buka terlebih dahulu!” Teeeettt.... Perlahan namun pasti kaca mobil pun turun dan memperlihatkan wajah Mo Qing terhadap penjaga itu. “I-Ini! Selamat siang Nona Mo!” ucap penjaga itu sembari memberikan hormat. “Maaf karena tak menyadari bahwa ini adalah mobil Nona Mo, bawahan ini sangat menyesal!” tambahnya. “Tak apa, kembalilah bekerja.” Mo Qing menjawabnya culas tak sama saat ia tengah berbicara dengan Zhao Lei ataupun Kakeknya, perubahan sifat ini sungguh luar biasa bagi Zhao Lei yang mana sedari tadi hanya mengamati saja. Penjaga pun memberikan jalan pada mobil Mo Qing sehingga Mo Qing dapat kembali berjalan ke dalam Komplek ini. Begitu masuk pemandangan yang begitu mewah tersaji di depan Zhao Lei, komplek ini hanya berisi beberapa rumah saja namun setiap rumah memiliki detail yang berbeda dan ukuran yang sangat besar. Bahkan air mancur yang ada di tengah-tengah komplek jauh lebih besar daripada kontrakan Zhao Lei saat ini. Ckkittt.... Mobil berhenti di rumah paling besar yang ada di komplek ini, Zhao Lei turun bersamaan dengan Mo Qing yang sepertinya sangat terbiasa dengan rumah ini. “Ini... Nona Mo, kurasa ini terlalu besar untuk orang seperti ku.” “Tuan Zhao memang rendah hati, tapi terus bersikap seperti itu malah membuat saya sakit hati. Mohon di terima hadiah ini karena Tuan adalah penyelamat bagi Keluarga kami.” “Apabila Patriark dari salah satu keluarga tiba-tiba meninggal maka akan menyebabkan ketidakseimbangan antar kekuatan keluarga lainnya, biasanya akan ada keluarga yang bekerja sama dengan keluarga lain untuk semakin menjatuhkan keluarga yang tengah kehilangan tersebut. Karena itu Keluarga Mo sangat berterima kasih atas perbuatan Tuan.” System segera memberikan penjelasan bagi Zhao Lei atas kebingungannya ini, seperti yang diharapkan Zhao Lei dengan segera memahami bagaimana cara kerja Keluarga-Keluarga kuat di negara ini. “Kalau begitu aku tak akan sungkan.” Mo Qing tersenyum manis mendengar jawaban Zhao Lei, ia kemudian menghampiri Zhao Lei secara perlahan dan memberikan sebuah kartu. “Jika nanti Tuan di cegat oleh penjaga gerbang seperti tadi, maka tinggal tunjukkanlah kartu ini pada mereka. Niscaya mereka akan memperlakukan anda dengan sangat hormat.” “Sekali lagi terimakasih Nona Mo.” Mo Qing yang berada tepat di depan Zhao Lei menatap Zhao Lei dengan lembut dan menunjukkan wajah yang memerah, nafasnya mulai tak teratur dan semakin lama ia semakin mendekatkan diri pada Zhao Lei. Zhao Lei segera tahu sinyal yang di berikan oleh Mo Qing dan mulai mengikuti permainannya namun, DING! Misi Ekslusif! Selamatkan Liu Jiao dari orang-orang jahat yang telah menganggunya selama ini. Jika misi berhasil maka User akan mendapatkan 100 poin Sins dan kepercayaan dari Liu Jiao, jika misi gagal maka Liu Jiao kemungkinan besar tak akan muncul kembali di hadapan User. .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN