“*Hooaam* Siapa yang menyangka bahwa Kak Liu akan seganas itu? Fisikku memang meningkat tapi aku hampir tak bisa mengimbanginya.”
Zhao Lei duduk di ruang tamu dengan wajah yang lelah seakan kurang aktivitas, hal ini dikarenakan oleh Liu Jiao yang memangsanya tadi malam sehingga ia hanya bisa tidur selama beberapa jam saja. Tak hanya itu ia bahkan merasakan sakit di bagian pinggangnya karena aktivitas yang terlalu berlebihan itu, bahkan fisiknya tak bisa mengimbangi libido dari Liu Jiao.
“Apa aku bisa bertahan jika nanti Mo Qing sama seperti dia?”
Zhao Lei tampak semakin depresi saat membayangkan tentang impiannya ini.
“Tidak, sekarang bukan waktunya memikirkan hal itu. System tunjukkan Poin Sins ku.”
“Baik Tuan.”
Layar notifikasi pun muncul yang menuliskan tentang Zhao Lei dan beberapa ciri-cirinya, Zhao Lei segera memeriksa Poin Sins miliknya namun ia terkejut saat melihatnya.
“I-Ini? Bagaimana bisa Poin ku bisa sebanyak ini?”
Zhao Lei terkejut saat melihat jumlah Poin sebanyak 563 itu, yang ia ingat sebelumnya bahwa imbalan dan Poin yang dimilikinya sendiri bahkan tak mencapai setengah dari Poin Sins ini, ia juga tak mengingat saat System memberitahunya saat mendapatkan Poin tambahan.
“Jumlah yang tertera adalah benar Tuan, itu didapatkan dari hasrat membunuh dari A Lang dan semua anak buahnya.”
“Tapi bukankah kau biasanya memberi tahu ku saat mendapatkan poin? Kemarin aku tak mendapatkan pemberitahuan kecuali saat misi selesai.”
“... Terlalu merepotkan memberitahukan poin-poin kecil yang terus menerus datang saat itu.”
“Merepotkan? Haaahh... Terserah kau sajalah!” Zhao Lei menghela nafas panjang karena reaksi System.
“Selain itu mungkin perolehan Poin itu akan mengganggu konsentrasi Tuan saat bertarung.”
Apa yang dikatakan System ada benarnya, meskipun fisiknya telah meningkat namun tetap saja ia masih bisa dikalahkan jika A Lang dan anak buahnya saat itu maju bersamaan.
“Huft.... Baiklah terimakasih, untuk sekarang cukup beritahu aku saat mendapatkan Poin Sins dalam jumlah yang cukup besar.”
“Dimengerti Tuan.”
Zhao Lei menatap Poin Sins yang tidak sedikit baginya ini, ia mulai memikirkan apa yang bisa ia dapatkan dari poin-poin ini di dalam System. Namun ia sadar bahwa jumlahnya terlalu sedikit untuk membeli suatu kemampuan dalam System, ini juga tak cukup untuk mengupgrade System ke versi selanjutnya. Jumlahnya hanya cukup untuk memutar undian sebanyak 5 kali dan itu juga sedikit tak menguntungkan bagi dirinya.
Namun ia tiba-tiba terpikirkan suatu ide yang mungkin sangat cocok bagi situasinya saat ini.
“System! Buka undian.”
“Dimengerti Tuan.”
Zhao Lei pun masuk ke dalam ruang undian dan tersenyum puas dengan apa yang ada di atas mesin lotre ini.
“Terima kasih System, kau mendengarkan keluhan ku sebelumnya.”
“Setiap hari undian akan direfresh Tuan jadi ini adalah hal yang biasa.”
“Kau kolot sekali.”
Zhao Lei senang karena hanya ada satu kotak hitam di mesin undian yang mana ini akan menaikkan kemungkinannya untuk mendapatkan sesuatu, tak hanya itu saja di mesin undian saat ini terdapat tiga kotak orange yang mana mengindikasikan sesuatu yang memiliki nilai tinggi.
“Tak usah banyak bicara lagi!”
Zhao Lei menarik tuas dan mesin undian itu mulai melakukan tugasnya, seperti biasanya itu terus berputar bahkan membuat Zhao Lei bosan untuk menunggu.
“Hei bisakah kau mempercepat ini?”
“Dimengerti Tuan.”
System langsung melakukan apa yang diminta oleh Zhao Lei dan segera putaran undian itu semakin cepat hingga berhenti di satu kotak orange, hal ini membuat Zhao Lei sangat senang karena mendapatkan sesuatu yang bernilai.
“Yeeey! Apa yang aku dapatkan System?
DING!
Selamat anda mendapatkan teknik 18 pukulan Naga!
“Wooaaah! Pukulan naga, namanya sangat keren! Apa yang bisa dilakukannya?”
“Seperti namanya ini adalah Teknik yang hanya diturunkan kepada para keturunan naga suci, suatu ras yang dahulu pernah menguasai alam dan jatuh tanp alasan yang jelas. Dengan teknik ini Tuan bisa memiliki pukulan atau tendangan yang sangat berat hingga baja pun tak bisa menahannya, kekuatan teknik ini sangatlah kuat hingga jika Tuan tak memiliki fisik yang siap maka Tuan akan mendapatkan kerusakan saat menggunakannya.”
“Hmm... Apa aku yang sekarang bisa menggunakannya?”
“Karena saat ini teknik yang anda dapatkan masih di level awal maka Tuan bisa menggunakannya, namun jika sudah ditingkatkan ke level 1 maka kemungkinan besar tangan Tuan akan hancur saat menggunakannya.”
Bagi Zhao Lei teknik ini seperti pedang bermata dua, jika ia tak bisa menggunakannya dengan bijak maka kemungkinan teknik ini juga akan membuatnya terbunuh. Ada sedikit keraguan dalam hati Zhao Lei saat ini saat ingin menguasi teknik ini namun ia teringat akan masa lalunya sehingga keraguan itu pun sirna.
“Baiklah! Aku ingin mempelajari Teknik ini.”
“Dimengerti Tuan.”
Zhao Lei pun memejamkan matanya dan tiba-tiba ia merasakan sesuatu memaksa masuk dari kepalanya, ini terasa sangat nyata dan membuat Zhao Lei merasa sangat kesakitan.
“Aaarrrgghh! Apa ini?!”
Tanpa sadar Zhao Lei keluar dari dalam ruang undian karena tak kuasa menahan sakit dan mulai merintih di atas lantai.
Crack... Crack...
Pakaiannya pun sampai ia robek karena tak kuasa menahan sakit, pantai pun langsung retak saat ia memukulnya dalam keadaan ini. Namun rasa sakit ini hanya berlangsung selama beberapa saat dan digantikan dengan kehangatan yang menenangkan hati, Zhao Lei terengah-engah akibat apa yang menimpamya tadi dan mulai sadar kembali.
“Huftt... Huftt... Kau tak bilang aku akan merasakan sakit seperti itu, bagaimana kau bisa sekejam ini System.”
“Itu terjadi karena tubuh Tuan masih terlalu lemah, namun setelah menguasai teknik ini maka penguasaan teknik yang akan datang tak akan menyebabkan rasa sakit seperti ini.”
“Huftt... Aku bisa tenang jika begitu, terima kasih System.”
Zhao Lei mulai mengerti seperti apa teknik 18 pukulan Naga yang di dapatkannya ini, semua gambaran dan cara melakukannya terserap jelas oleh kepala Zhao Lei setelah rasa sakit itu terlewati.
DING!
Teknik 18 pukulan Naga sudah berhasil dipelajari!
Penguasaan teknik : 0% ditahap awal.
“Hmm? Kenapa ini masih 0%? Bukankah aku sudah menguasainya?”
“Segala rincian memang sudah terserap oleh Tuan namun Tuan belum menguasainya sebelum menggunakannnya dengan benar, dalam hal ini semakin banyak anda menggunakan teknik ini kepada musuh maka semakin bertambah pula penguasaannya.”
“Hmm? Itu sangat bagus! Hehe kalau begitu mari lakukan ini, System-
“Xiao Lei! Apa kau tak apa?”
Liu Jiao tiba-tiba berteriak dan turun dari tangga dengan panik, Zhao Lei terkejut dan mengalihkan pandangannya untuk melihat Liu Jiao.
“Bfffttt! Kak Liu.”
Zhao Lei sunggu terkejut saat melihat Liu Jiao yang hanya memakai handuk dengan tubuh agak basah menghampirinya, terlihat sangat indah setiap ia melangkah turun dari tangga dan membuat Zhao Lei bersemangat.
“Apa kau tak apa Xiao Lei? Kenapa bajumu robek seperti ini?”
“Aku tak apa Kak, sementara itu kenapa Kak Liu berpakaian seperti ini?”
“Kau berteriak sangat keras ketika aku tengah mandi, aku bergegas kesini karena hal itu.”
“Tidak, aku tak apa.”
“Huftt... Baiklah jika kau tak apa, aku akan lanjut mandi dulu.”
Tap....
Zhao Lei menangkap tangan Liu Jiao dan menariknya hingga ia bisa memeluknya saat ini, tak berhenti disitu Zhao Lei juga membuka paksa handuk yang melekat di tubuh Liu Jiao dan mulai mengusap tubuhnya.
"Kemana Kakak pikir akan pergi?"
“Xiao Lei apa yang kau lakukan?!”
“Kak Liu sudah membuat ku bersemangat jadi kau harus bertanggungjawab akan hal ini,” ucap Zhao Lei sembari menunjuk bagian bawah tubuhnya.
“Setidaknya biarkan aku mandi terlebih dahulu,” Liu Jaio berusaha menolak namun tak bisa karena sudah dalam terkaman Zhao Lei.
"Tidak, aku suka aroma Kak Liu sekarang jadi ayo kita lakukan sekarang."
"Hmmppt... Baiklah, dasar anak nakal!"
Akhirnya ia menjatuhkan Liu Jiao ke atas sofa di ruang tamu dan kembali melakukan aktivitas yang mereka lakukan tadi malam, seperti sebelumnya aktivitas ini juga berlangsung selama beberapa jam hingga matahari sudah hampir tenggelam.
“Hehe Han Chuan bisa menunggu tapi untuk hal ini tidak bisa diganggu!”