Sekarang, tahun 2009 “Halo, Fe?” Shia mengerjapkan mata sambil mengangkat telepon dari Felicia. Waktu di kamarnya masih menunjukkan pukul setengah lima pagi. Semalam ia tertidur di atas jam 11 malam karena begadang menyelesaikan tugas sekolah untuk minggu depan. "Shia, hari ini hari Sabtu. Jadi kabur ke rumahku lagi?" bisik Felicia. Tidak biasanya Felicia sudah bangun jam segini, jadi Shia merasa perlu bertanya-tanya. "Tumben nawari duluan?" "Nggak apa-apa, sekalian aku mau keluar ambil kue pesanan Mama juga. Mau dijemput jam berapa? Mumpung aku bawa motor nih, kebetulan jalannya searah.” Shia melirik jam dinding di kamarnya. Minggu lalu Zidni ke rumahnya sekitar jam 7 pagi, jadi dia harus bersiap-siap sebelum pukul 7 jika ingin menghindari cowok itu. Ia tidak tahu apakah pekan ini Z

