"Gimana semalam?" tanya Nyonya Retha setelah bertatap muka dengan Evellyn. Evellyn tersenyum simpul, "tidak gimana-gimana, Nyonya, semalam aku dan Tuan Dariel sudah melewati satu malam sampai berkali-kali pelepasan," kata Evellyn apa adanya. "Bagus! Buat Dariel ketagihan. Bila perlu, gunakan ini lagi agar Dariel tidak bisa menolak," kata Nyonya Retha memerintahkan kepada Evellyn agar mencampurkan obat lucknut lagi seperti semalam. Nyonya Retha menaruh sesuatu yang mampu membuat seseorang itu b*******h di sebelah telapak tangan Evellyn. "Baik, Nyonya." Evellyn setuju-setuju saja karena sebelumnya dia selalu gagal merayu Dariel, terlebih terlanjur Dariel menudingnya seperti itu. Nyonya Retha keluar dari kamar, Evellyn menyimpan sesuatu yang dia dapat dari Nyonya Retha di dalam laci. Ja

