Episode 43. Berbalas Pesan

1537 Kata

    Aku memperhatikan suster sedang mengganti selang oksigen yang menutupi hampir setengah wajah, menjadi selang kecil yang terpasang pada hidung bangir Mamaku. Kondisinya saat ini sudah lebih stabil dari sebelumnya. Aku sangat senang mendapati orang yang aku sayang, kini sudah tampak lebih segar dari pada sebelumnya.     “Terima kasih, Suster,” ucap Mamaku.     “Iya, Bu, sama-sama,” ia tersenyum pada kami berdua, lantas berlalu hanya dalam hitungan menit saja.     Aku membuat ranjang Mama sedikit terangkat pada bagian kepala, hingga punggungnya. Selanjutnya aku mengupas sebuah apel merah yang tampak ranum, memotongnya kecil-kecil, dan meletakkannya dalam sebuah piring mungil yang cantik. Kemudian aku naik ke sisi kanan ranjang, menempatkan diriku berhadapan dengan Mama, lantas dengan g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN