I Found You ( 2 )

815 Kata
" ada apa bang? " " mending ngobrol di dalem ga sih? " " nah iya bener kata Rehan gue juga haus pen minum euy " mereka pun masuk ke rumah Adam. " Dam kasih abang gue minum gih kasian dia ketiduran di Mobil " " gausah dam, langsung ke intinya aja " " okedeh, mau ngomong apa bang? " Jeffrey menarik nafasnya, Rasa gugupnya tiba tiba datang. " mau ngomong apasi bang degdegkan gitu kek udah ngelakuin hal kriminal " " diem " tegur Jeffrey ke Rama " jadi gini dam, lo adiknya Tiara? " " ya iya bang, kenapa? " " eum, lo ada pernah diceritain sama tiara ga soal apa yang dia alamin tempo hari yang lalu? " bukan cuma Adam saja yang terkejut, semuanya terkejut. " Bang lo tau pelakunya? " jawab Adam. " sebelumnya gue minta lo tenang dulu sampe gue selesai ngomong, setelah itu lo terserah deh mau gimana " " oke " Jeffrey pun menceritakan kejadian yang menimpa dia dan Tiara malam itu, dan beruntungnya Adam ngerti dan tidak memotong omongan Jeffrey. " b*****t lo bang gue bener bener kecewa sama lo ARAGGH " tampa aba aba Rama lebih dulu memukul wajah Jeffrey. saat hendak memukul lagi, giliran Rama yang tersungkur soalnya tembakannya meleset. Bukanya berhenti, Rama malah terus memukul Jeffrey hingga Jeffrey lemas. " WOOII UDAH DONGGG AH ELAH RAM ITU ABANG LO MAU PINGSAN ITU UDAH " teriak Haikal sambil megang Rama agar berhenti memukul abangnya. Rehan tak ikut menghentikan aksi Rama, ia memilih untuk menelpon kakaknya Dion untuk datang ke rumah Adam. sedangkan Adam, dia hanya bengong tidak tau mau beraksi seperti apa. pasalnya, keduanya sama sama korban, keduanya sama sama tidak ingin kejadian itu terjadi. tapi Adam sedikit lega, karna pelakunya itu Jeffrey. ia sangat kenal Jeffrey dan dia percaya dengan apa yang Jeffrey bilang. setidaknya Jeffrey ada usaha buat mencari kakaknya. " udah Ram " Rama pun menghentikan pukulannya " Bang gue ga tau mau beraksi kaya gimana, jujur aja satu sisi gue bersukur kalo lo pelakunya dan berusaha cari kakak gue. tapi disini gue mau tanya, lo mau tanggung jawab? meski kakak gue ga hamil? " " justru itu makanya gue berusaha keras buat cari Tiara karna gue mau tanggung jawab " " Lah anjing muka lo kenapa Jeff? " Dion yang baru saja sampai dirumah Adam pun kaget melihat kondisi sahabatnya itu, pasalnya muka Jeffrey sudah memar ditambah sedikit luka goresan di pipi bagian kiri. " di bogem sama Rama tuh " jawab Rehan " buset Ram jago juga lo ya mukulnya, btw kenapa nih sampe lo hajar abang lo? " " YA GIMANA GUE GA BOGEM DIA, DIA UDAH PERKOSA KAK TIARA BANG! SEDANGKAN KAK TIARA UDAH GUE ANGGAP KAKAK GUE SENDIRI ARAAGGH ANJING GUE PENGEN HAJAR LO LAGI BANG " Rama yang sudah siap lagi ingin menghajar Jeffrey pun di tahan Dion. " Udah anjing abang lo bisa mati entar, ga liat lo tuh dia udah lemes buat nafas aja susah " " abisnya gue marah bang gue kecewa gue malu " " udah lo tenang dan lo Jef lo maukan tanggung jawab kayak apa yang lo bilang? " " iya gue mau, kalo Tiara setuju gue bakal langsung ngadain pernikahan lusa " " BUSET DAH " kaget Rama, Rehan, Haikal dan Adam " oke sekarang kakak lo dimana Dam? " " kerjalah bang " " udah fit ga keadaannya? " " ya mau gimana lagi bang, kalo gue suruh istrirahat dia gamau entar minusnya banyak " " terus kalo minusnya banyak kenapa? " sambung Rama " ya gajinya kepotonglah g****k banget nih anak orang kaya " ucap Rehan sambil memukul kepala Rama " yakan gue ga tau " " ya makanya kerja jangan minta mulu ke abang lo " " halah apa gunanya dia jadi abang " " biasanya Tiara pulang jam berapa Dam? " " 11 Si paling " " malem? " " iya malem " " berarti kita cuma bisa ketemu kakak lo entar malem dong? " " iya, tapi besok bisa sih libur soalnya " " oke gue besok bakal ke sini bareng Jeffrey, oh ya lo jangan kasi tau kakak lo dulu takutnya entar kakak lo kabur " " tapi gue boleh kasi tau kak Aira? " " Aira ini siapa? " " Aira ini temennya kak Tiara, rumahnya ada di depan gang itu tuh yang warna Putih gerbang hitem. dia temen kak Tiara dari kecil dia dan keluarganya juga yang ngurus gue sama kak Tiara semenjak Bunda sama Ayah meninggal " " iya deh boleh sekalian juga kita ngomongin pernikahan, entar gue Jeffrey sama orang tua Jeffrey dateng juga kesini " " okelah sip " Rama yang sendari tadi bengong pun mengeluarkan suara " berarti kita bakal jadi soadara dong Dam? " " sebenernya gue ga Sudi tapi gapapa berarti gue bakal lebih sering makan risolnya tante Luna " " yeuuu g****k "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN