" kalo kamu belum siap gapapa aku tunggu kamu sampai kamu siap, sekarang kamu istirahat ya? aku ke kamar mandi dulu badan aku lengket "
" I iya Jeff"
Jeffrey pun tersenyum dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
" aaargghh gue bingung banget anjir harus gimana, oh iya gue telfon Aira aja buat nanya pendapatnya " Tiara pun langsung mencari ponsel miliknya dan mencari kontak Aira.
" Halo ai kamu lagi apa? "
" ga ada sih kenapa Ra? "
" eemm ai aku bingung "
" lah bingung nape Lu? "
" Jeffrey ngajak aku kaya gitu tapi Aku belum siap, dia juga ga maksa kalo aku belum siap "
" BUSETTT SI JEPRI LANGSUNG PENGEN NGEGAS AE "
" ai jangan teriak anjir sakit kuping aku "
" eh sorry sorry sekarang lakik lo diamana? "
" lagi dikamar Mandi katanya badannya lengket "
" waah pasti dia lagi main solo tuh, udah sana lo ajak aja main lagian kalo udah sah mah pahala apalagi lo cewek yang ngajak duluan pahala besar, yaa itung itung nutupin dosa lo yang kemarin dah "
" gitu ya? "
" ya iya Tiara udah sana lo gedor kamar mandinya trus lo masuk trus lo goda goda dah tu suam " Tiara buru buru memutuskan sambungan telfonnya bersama Aira soalnya Jeffrey sudah keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan handuk di pingangnya.
" lah kamu belum tidur sayang? "
" eh? iiya nih Aira tadi telfon aku mau nanya gimana cara bikin ayam kremes "
" kamu bisa bikin ayam kremes? "
" iya dong aku bisa "
" mau dong besok jadi bekal aku kekantor "
" okey besok aku bikinin tapi kamu ga mau cuti dulu? "
" ngapain cuti? " tanya balik Jeffrey
Tiara gugup, entah dengan keberanian dari mana ia mendekati Jeffrey yang masih berdiri dan hendak mengambik hair dryer.
" biar aku aja Jeff, kamu duduk sini "
Jeffrey pun mengikuti instruksi dari istrinya. Tiara dengan telaten mengeringkan rambut sang suami dengan sesekali memijit kepala Jeffrey.
" nah udah selesai " Jeffrey yang hendak berdiri pun ditahan Tiara.
" duduk dulu " lalu ntah keberanian dari mana sekarang Tiara malah duduk di pangkuan Jeffrey dan tanganya pun tak diam, Tiara mengelus pelan wajah Jeffrey dan tampa sadar sekarang Tiaralah yang mengikis jarak dianatara mereka.
hingga jarak dianatara mereka tidak ada, Tiara tersadar apa yang ia lakukan pun lantas beranjak dari pangkuan Jeffrey tapi sayang, Jeffrey lebih dulu meraih pinggang Tiara dan mendudukan Tiara di pangkuannya.
" just a kiss sayang. if you want something more i can do it, so we can try it? " Tiara mengangukkan kepalanya dia juga sedikit tertarik dengan ciuman Jeffrey. jujur walaupun kejadian kemarin itu kecelakaan tapi permainan Jeffrey sangat apik.
setelah mendapatkan persetujuan oleh Tiara, entah bagaimana awalnya, tiba tiba saja bibir mereka bertemu. Jeffrey terus melumat bibir manis Tiara yang masih ia ingat dan rasanya masih manis seperti pertama kali mereka berciuman.
Jeffrey memegang tengkuk Tiara agar ciuman mereka semakin dalam. tanganya pun tak tinggal diam, Jeffrey memasukkan tanganya ke dalam baju Tiara dan mengelus pelan perut rata Tiara. ciumannya pun kini telah pindah ke leher jenjang Tiara. merasa geli, Tiara mengeluh pelan
" egh Jeff gel " tak mau mendengar apa yang akan Tiara katakan, Jeffrey pun kembali mencium bibir Tiara hingga Tiara rasanya sulit untuk bernafas.
Tiara lebih dulu melepas tautan bibir mereka, melihat itu Jeffrey hanya tersenyum sambil mengusap pelan bibir Tiara yang masih basah akibat ulahnya " hahaha maaf ya sayang abisnya kebawa "
" it's okey but I need more Jeff " tampa membalas perkataan Tiara, Jeffrey langsung mencium bibir Tiara lagi dan menggendong Tiara ala bridal style tampa melepaskan ciuman mereka.
Jeffrey pun membaringkan tubuh Tiara dengan pelan dan ciuman mereka pun lepas. Jeffrey pun kembali mencium bibir Tiara yang kini sudah menjadi candu baginya.
ciuman pun turun lagi ke leher hingga turun ke d**a milik Tiara " sayang aku boleh buka? " lagi lagi Tiara pun hanya mampu mengangukkan kepalanya sebagai jawaban, kini Jeffrey kembali mencium d**a Tiara.
" nghh Jeff "
tak menghiraukan panggilan Tiara, Jeffrey kini melepas bra milik Tiara dan untuk kedua kalinya ia melihat tubuh Tiara yang polos tampa selehai benang.
Jeffrey kini telah bermain dengan d**a milik Tiara, Jeffrey meremas d**a Tiara sambil sesekali menghisap p****g Tiara yang telas mengeras.
" egh Jeff can you do something more? I really want it " ucap Tiara sambil terbatah batah
" sure baby, I do it for you " ucapnya lalu Jeffrey pun kembali ke permainan mereka.
" Jeff it's hurt "
" I'm sorry baby, I'll take it slow "
malam ini adalah malam yang panjang dan panas bagi mereka. diaman mereka melakukannya dengan tulus dan tampa paksaan seperti yang pertama kali mereka lakukan di pertemuan pertama.
" thank you so much baby, I really love you more than love and stay with me " ucapan Jeffrey lalu mencium kening, kedua mata Tiara, pipi dagu dan terakhir mulut Tiara bedanya sekarang hanya sekedar mecupan.
•°•°•°•°•°•°
pagi pun tiba, kini Tiara telah sibuk menyiapkan makanan untuk sarapan.
" loh sayang kamu kok pagi pagi udah bangun sih? ga capek emangnya? "
" eh mama, engga ma kebetulan aku udah terbiasa bangun pagi dan buatkan Adam bekal jadi kalau aku ga ngelakuin rutinitas seperti biasa rasanya agak aneh "
" waah istri idaman banget kamu ya? "
" hahaha mama bisa aja, oh ya ma ini kita bikin apa ya buat sarapan? aku belum tau papa, Jeffrey sama Rama sarapan pake apa "
" lah itu kamu goreng nuget? "
" iya ma maaf ya aku agak lancang tapi Aku udah izin ke bibi buat gorengin Adam Sama Rama untuk bekal di sekolah "
" ya gapapa dong sayang kamu ambil aja apapun yang kamu mau bikin, dapur ini sekarang milik kamu oke? "
" iya ma makasih ya "
" iya mantu mama yang cantik, eh iya sarapanya pake roti Bakar aja nak soalnya disini ga ada yang bisa sarapan pake nasi "
" oh oke aku bakal bakar rotinya dulu, mama duduk aja mulai sekarang aku yang masak "
" iya sayang, tapi inget jangan sampe capek capek loh "
" iya "
Tiara rasanya sangat beruntung memiliki ibu mertua yang sangat perhatian kepada.
" KAK ARA RAMA DIBUATIN BEKEL JUGA GA ? "
" HEH JONO JANGAN TEREAK TEREAK ANJIR SAKIT KUPING GUA "
" DIH LO JUGA TERIAK "
" LO YANG DULUAN NGEGAS JADI GUE IKUTAN "
" YAUDAH MATIIN CAPSLOK PITA SUARA LO ITU "
" YAUDAH "
" YAUDAH "
Yuna yang mendengar Rama dan Adam Adu mulutpun langsung memarahi mereka berdua " heh ini Anak Anak mama kok pada berantem sih pagi pagi? "
" tau nih Adam sewot mulu "
" yeee lo sih teriak teriak kagak jelas "
" ya gue manggil kakak gue buat di buatin sarapan "
" apa? kakak lo? KAKAK LO?? "
" iya kenapa iri? "
" cih modal ipar juga belagu "
" YA TUHAN RAMA ADAM DIEM! MAMA PUSING TAU "
Adam dan Rama pun langsung berhenti sekarang mereka ketakutan apalagi sekrang Kenan dan Jeffrey telah di depan mereka.
" ngapain kalian berdua rebutin Bini gue? "
Adam dan Rama tak membalas dengan kata melainkan dengan mata mereka yang memutar, melihat itu, Kenan sangat gemas.
" kalian udah kayak anak kembarnya papa aja. udah ayo sarapan, tu kak Tiara udah nyiapin sarapanya "
merekapun pergi kemeja makan dan benar, Tiara telah menyiapkan sarapan untuk mereka di piring Masing masing.
" nih Adam Rama bekal kalian, dan itu sama ya tadi kakak gorengin nuget sama beberapa potong buah buah untuk kalian. tenang, sama rata kok " ucapa Tiara sambil menyerahkan bekal Adam dan Rama.
" buat aku mana sayang? "
" buat kamu nanti aku go send biar nanti pas lunch bekal kamu masih anget "
" kenapa go send? kenapa ga kamu aja kekantor "
" eemm aku malu lah Jeff "
" heh ngapin malu? nanti kamu sama mama kekantor sekalian bikin bekal buat papa kamu "
" iya ma "
" kamu jangan malu malu sayang, yang ada mereka yang bakal malu bahkan sungkan Sama kamu Karna apa? karna kamu istri aku " ucap Jeffrey lalu mencium pipi Tiara sekilas
" HUEEKKK " ucap Rama dan Adam bersamaan
" sirik aja lo bocil "
" dih " lagi lagi mereka ngomongnya samaan.