Bagian Empat Puluh Tiga

1413 Kata

Nana menyandarkan punggungnya di kepala ranjang. Matanya menerawang ke depan dengan tatapan kosong. Jujur hatinya terasa tersentuh ketika Bagas mendatangani dan menghubunginya walaupun dia tidak pernah menghiraukan. Hatinya memang masih mencintai Bagas, namun akalnya memintanya untuk pergi dari kehidupan Bagas. Nana menatap layar handhonenya. Foto pernikahan mereka masih menjadi wallpaper di handphonenya. Walau bagaimana pun dia masih sah menjadi istri Bagas. Pernyataan hamil yang dilontarkan oleh dokter beberapa hari yang lalu membuatnya belum bisa daftar cerai di Pengadilan Agama. Ingin tahu yang sebenarnya, apakah dia positif hamil atau tidak, membuatnya berpikir lagi. Jika memang dia positif hamil, dia takut untuk kembali membangun rumah tangga lagi bersama Bagas. Namun dia tetap aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN