Bagian Empat Puluh Empat

1710 Kata

Bagas berdiri sambil bersandar di tembok. Sudah lebih dari sejam dia berada di posisi ini. Walaupun kakinya terasa keram, dia tidak menyerah. Dia akan tetap menunggu Nana dan Risa pulang dari kantornya. Dia akan terus berusaha supaya Nana mau kembali dengannya. Ya walaupun hatinya belum sepenuhnya menerima kehadiran Nana, namun dia merasa jika dia membutuhkan Nana. Lebih dari setahun menjadi suami Nana dan dia selalu di layani dengan sepenuh hati membuat Bagas seperti bergantung kepada Nana. Bagas berdiri dengan tegak begitu dia tahu mobil Nana berhenti di depan rumah. Bagas menyunggingkan senyum yang siapa pun pasti akan terpana melihatnya, tak terkecuali Nana namun dia bisa menyembunyikan hal itu. Risa memutar bola matanya malas melihat suami dari bosnya itu. Dia sedikit kesal deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN