Bagian Empat Puluh Satu

1491 Kata

Malam semakin larut. Jalanan yang semula ramai lalu-lalang kendaraan kini mulai terlihat lenggap. Banyaknya bintang yang tersebar di langit membuat suasana lebih indah. Rembulan yang memancarkan sinarnya memberikan efek terang bagi bumi. Ditambah lampu kerlap-kerlip yang menyala disetiap angkringan atau kafe. Perempuan cantik duduk termenung dengan tangan yang mengaduk sedotan putih. Minuman yang semula mengisi gelas full kini sudah tinggal setengah. Butiran-butiran air minum nampak menempel di luar gelas, membuat tangan Nana terulur untuk mengusapnya. Di hadapannya kini duduk seorang pria dewasa berparas tampan, walau tidak setampan suaminya. Senyum yang mengembang dan sikap yang ramah menambah nilai plus untuk pria tersebut. Siapapun perempuan yang akan menjadi istrinya kelak pasti a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN