Keputusan

724 Kata
Setiap manusia akan mulai merasakan perubahan yang sangat signifikan ketika diri mulai merasa bahwa harus ada yang dikorbankan. Dan pikiran manusia akan merasa terbuka ketika parasut itu pergi. Semenjak erlin memutuskan untuk memilih salah satunya maka erlin harus bisa meninggalkan salah satunya juga. “Halo yosep, kita bisa bertemu?” Bukankah cinta harus bisa bahagia? jika cinta membawakan kesedihan itu berarti cinta kita tidak terbalaskan. Hanya mencintai sebelah pihak bukankah menyakitkan?, pastinya akan menyakitkan dan akan melelahkan. “Wah apartemen mu bagus juga yah, besar dan megah.” “Biasa saja. kamu duduk dulu ya, aku siapkan kamu minum” Semenjak cinta merasuki hati maka semenjak itu pula hidup merasa berguna dan lebih bahagia. Antara perbedaan menang atau kalahnya yaitu tidak pernah berhenti untuk terus mencintai. Dari cerita elin aku mengingat sebuah kisah dimana kisah itu harus memilih antara cinta pertama ataukah cinta yang siap meminang. Dan kalian tau bahwa wanita lebih memilih untuk lelaki yang siap meminang dibanding ia yang sayang dan mencintai tapi entah kapan akan menghalalkannya. “Kamu disini sendirian? “Enggaklah aku tinggal sama karyawan karyawanku,” “Hah?? Are you kidding?” “Yes, Just kidding..” “Ih aku serius nanya nya…” “Hahaha ya aku tinggal sama siapa? orangtua semuanya ada di luar negeri, aku juga belum menikah, ya aku gak harus menjelaskan ini sih…” “Iyah juga sih” Pertemuan hari ini mungkin akan menjadi pertemuan yang terakhir karena erlin akan segera menikah dengan tio. Ia pun tidak tahu harus mengundurnya lagi atau menolaknya. Semua itu tidak akan berguna. Apapun yang akan terjadi nanti erlin harus menerima resikonya. Karena ia harus mengambil semua pembelajaran dalam hidupnya. Erlin bahagia berada di samping yoseph namun ia juga bahagia bila tio datang untuk menghiburnya.  Waktu menunjukan pukul tujuh malam. Dan pembahasan kian memuncak. Dari mulai obrolan ringan menjadi saling menggoda. Mungkin ini wajar bagi mereka yang sudah paham suatu hubungan orang dewasa.  “Wah apa ini?” Erlin menggeledah lemari es yoseph yang penuh dengan alkohol bermerk. Tentu harga itu tidak murah sangat mahal. “Kamu mau?” “Boleh?” “Yah boleh lah mari kita berpesta” Yoseph berjalan menuju meja dapur mengambilnya dua gelas cantik di dituangkannya minuman botol itu. Cuuuuuuurrrtttttt “Waaahh enak juga” “Kamu belum pernah minum?” “Ummm pernah” “Kapan?” “Sekarang” Erlin tersenyum lebar. Kalian pernah mendengar kata cinta satu malam? jika pernah maka apa yang kalian pikirkan akan terjadi pada erlin malam ini. “Yoseph kamu tahu aku sudah mengagumi mu dari awal pertemuanku..” Suara erlin mulai ngaco, padahal ia hanya minum tiga gelas. Karena ia tidak kuat dengan alkohol mau tiga gelas atau satupun jika tidak cocok maka mabuk akan cepat ia rasakan. “Kamu mabuk,” kata yoseph menghampiri erlin dan menatap lurus. “Aku gak mabuk aku serius. Aku menyayangimu aku mencintai mu tapi kenapa semua itu gak bisa aku gapai. Padahal aku hanya ingin bahagia tapi aku bingung apakah bahagiaku bersamamu ataukah oranglain yang akan membahagiakan aku.” Erlin menatap balik yoseph dan mengoceh tidak jelas. “Aku akan menikah bulan depan” Okhokokhokokhok…. Satu kata yang sangat membuat yoseph kaget. Ia berhenti minum dan mentap tajam tajam erlin yang mongoceh terus. Tanpa aba aba yoseph yang sudah paham. Ia menyentuh bagian sensitive tubuh erlin. “Jangan menyentuh bagian ini, a-aaku takut hilang kendali” ujar erlin terbata. “Kenapa? ini area sensitive mu?” Dada yah d**a yang yoseph sentuh. Erlin hanya terpaku membeku mereka saling tatap. Erlin ingin melakukannya tapi ia sangat bingung. Pada hakikatnya ia adalah wanita ia malu jika nanti ia yang akan memulai duluan. Hening, yoseph terus meremas d**a erlin samapi erlin sedkit mendesah. “Ah-” Yoseph dengan penuh nafsu ia mencium bibir erlin, tangan terus meremas. Erlin melepaskan seluruh pakainnya lalu dibuangnya sembaranag. Keduanya saling terangsang, hasrat ingin memiliki semakin kuat. Yoseph yang telaten ia mengelus elus p****g erlin, lalu erlin sangat merasakan itu dengan nikamat. “Ah.” lagi lagi desahan erlin membuat yoseph bersemangat. Mereka merasakan dunianya berdesir seakan akan berputar dan tergiring pada tepian samudra kemudian menyeret mereka untuk tertelan dan tenggelam. Untuk kelanjutannya kalian lanjutkan sesuai imaginasi kalian. Malam itu adalah malam terbaik erlin dan yoseph, keduanya tidak bisa saling menolak karena mereka memang saling mencintai namun takdir berkata lain bahwa erlin kini akan segera menikah. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN