*******
Pov Erlin:
Hari yang sangat membuatku kesal sendiri entah mungkin aku yang terlalu berharap pada masa yang setiap hari selalu berganti suasana ingin rasanya aku bisa meluangkan waktuku untuk bercengkrama dengan orang orang yang jauh disana tertawa lepas tertawa bersama sampai aku lupa bahwa dunia itu sebenarnya kejam.
Pada Hari itu aku pernah bertemu seseorang yang membuat aku merasa bahagia ketika aku dekat dengannya. Aku merasa sangat bahagia bahkan aku lupa bahwa sebenarnya orang itu bukan untuk aku, bukan untuk aku miliki. Orang itu hanya diam di dunia ku sekedar menghibur bukan untuk aku miliki. Tapi aku yang sangat berambisi untuk selalu bersamanya.Hingga aku menginginkan sesuatu yang lebih darinya. “Aku ingin hidup bersama dengannya” itu adalah mimpi ku, mimpi dimana sangat sederhana tapi sangat sulit pula aku gapai.
Malam itu aku sangat gegabah, aku bodoh, aku t***l, aku bego, aku sangat gila. Aku sudah tidak waras lagi untuk menjadi manusia. Dengan waktu yang dekat aku akan menikah tapi malah aku menyerahkan keperawananku kepada orang yang tidak akan pernah menjadi suami ku. Aku menyesalinya setelah aku melakukannya. Kini waktu sudah berlalu, aku harus mengatakan apa pada suami ku jika dia tahu bahwa keperawananku sudah ku serahkan kepada manusia yang akan hilang selamanya. Hanya waktu lah yang akan menjawab semuanya.
***********
Minggu telah berganti menjadi bulan, Hanya rasa penyesalan amat dalam yang kini erlin rasakan. Ia seakan tidak memiliki harga diri lagi. Pernikahan dengan tio pun akan segera dilakukan. tinggal menghitung hari saja.
“Wow wow wow, gak nyangka lin lu tinggal sepuluh hari lagi. Btw lu kok kayak gak seneng gitu sih, lu sendiri kan yang mutusin bahwa lu mau nikah sama si tio”
“Iyah syal. Gue bahagia kok siapa sih yang gak bahagia nikah sama pacar sendiri. Gue cuman deg degan aja karena ini kan momen pertama dalam hidup gue” Nadanya sedikit pasrah dengan keadaan yang akan dihadapi.
“Ummm iyah juga sih.” Syali membantingkan tubuh nya di atas ranjang.
Penyesalan akan selalu menghantui erlin setiap hari. Ia akan merasa hidupnya akan berakhir hanya dalam hitungan waktu. Malam itu adalah momen paling mengerikan sekaligus mengasyikkan. Tidak pernah terbayangkan ia akan melakukannya sejauh ini. Bertindak diluar nalar dia sendiri. Sedangkan yosep, bagaimana dengan ia?.....
Ia menjalankan hidupnya dengan penuh semangat, ia menjalani hari seperti biasanya. Seperti tidak pernah terjadi apa apa. Ia menggambar dan membuat cerita, makan malam dengan rekan dan menikmati hari penuh dengan kesenangan.
“Yosep….” Panggil dalvin dari arah belakang.
Yosep menoleh dengan minuman di gelasnya.
“Apa sih lu, malem malem gini datang ke cafe bawa cewe lagi..”
“Gue penasaran sama sahabat gue, kenapa akhir akhir ini lu kaya bahagia banget. Lu bukannya udah putus ya, sama pacar lu. Karena dia mau kawin dengan lelaki yang dijodohkannya…” Nadanya lantang
“Ah bacot lu..”
“Btw siapa tuh?, cantik….” Tanyanya kepada dalvin yang dari tadi menggandeng seorang wanita.
“Oh…, ini gue sengaja bawa cewe malam ini buat nemenin malam galau lu. Tapi kayaknya waktunya kurang tepat, lu kayak bahagia gitu dan seneng seneng aja.”
“Eh, enak aja gue lagi galau, dah tuh cewek buat malam gue yang sepi yah…”
“Hahaha munafik ya lu, okey gue kasih buat lu…”
Yosep adalah lelaki yang salah, erlin menyerahkan keperawanannya kepada yosep sedangkan yosep sudah sering melakukannya di luar. Wajah nya yang polos itu ternyata aslinya sangat busuk. Malam berlalu yosep melakukannya setiap malam bersama wanita yang dalvin bawa. Sudah tiga kali pertemuan dengannya, dan selalu melakukannya setiap malam. Awalnya yosep tidak pernah berpikir macam macam dengan wanita itu, sampai lama kelamaan dalvin hampir setiap hari membawa wanita itu ke rumah yosep.
Suatu hari dalvin menelepon yosep untuk mengikuti undangan wanita itu yang kerap kali di sapa Cindy. Undangan itu berada di hotel bintang lima yang sangat mewah. Sudah tidak diragukan lagi dengan fasilitas fasilitas yang disediakan di hotel tersebut. Dalvin yang memang dari awal dia ingin menjodohkan cindy dengan yosep, ia menyuruh yosep untuk mencobanya.
Pikir yosep karena ada kesempatan untuk liburan, berenang, fitness gratis makanya ia tidak mau membuang kesempatan ini.
Pada siang itu yosep langsung mengarah pada kolam renang yang sudah dalvin kasih tahu, yang katnya cindy sudah nunggu disana. Karena yosep tidak enak makanya siang siang itu yosep langsung meluncur ke kolam renang.
Lalu setelah cindy melihat yosep ia langsung melambaikan tangannya.
“Heeeiiii….”
Yosep menghampirinya..
“Hai cin, sendirian?” tanya nya duduk disamping cindy.
“Kamu juga sendirian aja, dalvinnya mana?”
“Lah emang gak ngasih tau kamu, dia bilang gak bisa ikut karena ada urusan dadakan..”
“Oh…. Gak seru dong. Cuman kita berdua aja…”
“Ya gak papa… Kamu mau langsung berenang? atau mau fitness dulu?” Nadanya santai.
“fitness aja kali ya…. biar seger gitu…”
“Boleh”
Begitulah, setelah itu mereka berdua melakukan fitness dengan penuh semangat.
Pov Yosep:
Ternyata asik juga ya, fitness di hotel mewah gini berdua lagi ditemenin cewek cakep. Gak berasa ternyata gue lama juga fitness sampai tau tau udah jam enam sore. Bdan gue udah cape banget semua tenaga gue kekuras abis. Gue ngos ngosan napas gue udah gak sanggup lagi. Setelah gue selesai fitness gue sama cindy istirahat sejenak. Kita berdua langsung ke ruangan whirpool. Dan mungkin ini adalah hari keberuntungan gue ternyata ruangan whirpool nya hanya satu.
“Yah gimana dong yosep…”
“Gak papa kita coba dulu aja”
Dan ternyata memang benar ruangan cowok dan cewek jadi satu ruangan. HaHaha gue tertawa sedikit dalam hati ‘Kok bisa’.
“Duh gue malu juga nih yosep, badan kita berdua cuman kelilit handuk doang hahaha”
“Iyah sih” Gue agak canggung juga dengan ucapan cindy. Ya gue malu juga apalagi dia kan baru banget lagi sama gue.
Pas gue masuk, gue kaget dengan wanita yang dari tadi mondar mandir dalam keadaan b**il. Gue sih okey okey aja tapi gue liat ekspresi cindy juga biasa aja. Kek udah biasa aja gitu dengan kondisi gini Hahaha.
Dan karena kita berdua dari tadi bengong hanya tatap tatapan saja dengan cindy. Gak lama ada mbak mbak locker yang datang menghampiri kita.
“Permisi kakak, mari handuknya saya simpan”
Astaga hahaha apa? disimpan. apa apaan ini. Asli ini gue kaget banget.
“Emang harus gitu ya mbak?” tanya gue
“Iyah kak, aturannya seperti itu biar air di kolam gak kotor juga” petugas locker itu tersenyum genit ke gue.
wah gimana ini masa iyah gue harus bersenang ria didepan lima wanita dalam keadaan b**il sih. sahut gue dalam hati.
Karena gue liat si cindy lagi kebingungan akhirnya gue ngomong sama mbak mbaknya bahwa kita mau lihat lihat ruangannya dulu, kalo kita udah mau mandi mandi baru kita kasih handuknya…
Dan si mbak cuman jawab iya sambil tersenyum manis ke gue.
*******
Waktu menunjuk jam delapan malam ternyata sudah tiga jam mereka berdua hanya mondar mandir ngobrol random.
“Yosep?”
“iyah?”
“Udahlah gak papa kita lepas aja handuknya, lagian itu tempat kayaknya gak akan sepi sepi. Yuk “ Ajaknya sambil menggandeng lengan yosep.
“Bener?” yosep tanya lagi untuk memastikan.
“Hooh” jawabnya menenggakkan kepalanya.
Ternyata cindy pun bukan wanita polos yang yosep tahu, ia bahkan lebih liar dari erlin. Pantas lah erlin yang belum pernah pacaran sedang cindy w*************a yang sudah banyak pria ia layani.
Mereka berdua langsung kembali keruangan whirlpool tersebut. Dan tanpa aba aba cindy melepas handuknya tanpa ragu. Dan akhirnya yosep melihat buah d*** nya yang membulat. Dan bulu bulu yang sangat lebat sekali. Yosep hanya bisa menelan ludah, berkali kali melihat eloknya tubuh cindy.
“Hei kok bengong ayok buka…”
suaranya merusak lamunan yosep yang dari tadi bengong melihat cindy.
Dan tanpa aba aba yosep pun langsung membuka handuknya.
Akhirnya mereka berdua langsung nyebur ke kolam whirpool.
******
Didalam whirlpool cindy yang dari tadi memperhatikan b***ng nya yosep, perlahan ia menghampiri dan menggerayanginya, dari paha nya sampai tersentuh lalu di kepalanya b***ng tersebut.
“Kok keras banget si?” tanyanya sambil di elus elus
“Kayaknya bakalan enak nih kalo di masukin…”
Tanpa minta izin darinya yosep langsung meraih cindy dan melumati bibirnya lalu meremas remas d**a nya. Karena itu semua pengunjung dari tadi satu persatu pergi meninggalkan mereka berdua. Lalu yosep mengangkat cindy ke daratan dan melumati seluruh tubuhnya sampai cindy terangsang. Ia menciumi nya kecil kecil terus menerus sampai…
“Akhhh” suara desahan cindy
Karena yosep yang dari tadi sudah tidak kuat cindy pun langsung memintanya untuk segera melepaskan nafsunya kepadanya.
“Ayok sep lagi Akkhh Akkhh”
Dan akhirnya yosep melakukannya penuh dengan gairah. Yosep pun meremas remas nya sampai desahan itu terdengar lagi. Suasana yang semakin malam semakin sepi membuat keduanya leluasa untuk lebih lebih lagi. Selanjutnya kalian lanjutan sesuai imajinasi kalian.
Singkat cerita mereka berpindah tempat menuju kamar yang sudah dipesannya, dan memang semua itu sudah cindy rencanakan. Dari sinilah awal diman yosep sering melakukannya di rumahnya. Mereka sangat lupa dengan kondisi apapun dan yosep benar benar menikmatinya. Akhirnya mereka pun tertidur sampai pulas.
Yosep adalah orang yang salah dan erlin jika mengetahui yosep yang sebenarnya ia akan menyesal seumur hidupnya.