Mimpi Buruk

1409 Kata

Kepala Flo terangguk sehingga membuatnya terkejut. Ia membuka mata dan memandang sekitar. Lampu ruangan yang semula masih padam telah menyala. Begitu juga dengan lampu ruangan lain. Refleks Flo meraih ponsel yang ada di atas meja ruang tamu, menekan tombol nyala dan melihat jam menunjukan pukul 7 malam. “Morgan … bisakah kamu menghubungiku setelah mendengar pesan ini?” katanya pada mesin penjawab veronica yang telah menyuruhnya meninggalkan pesan. Tadi sekitar pukul tiga sore, ponsel Morgan masih menyala. Memang tidak diangkat, tapi masih menyala. Jadi Flo pikir kalau Morgan saat itu hanya sedang sibuk saja. Ia memejamkan matanya lagi, tapi tidak untuk tidur. Matanya terasa panas dan perasaan Flo jadi tidak nyaman. Ia sudah merasakan itu sejak Morgan dan Gema pergi. “Kamu benar-bena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN