13. Tidak semudah itu untuk Memaafkanmu. Malam harinya Rafael dan Kesya tidur secara terpisah. Pria itu sengaja tidur di kamar tamu untuk menghindari perdebatan demi perdebatan yang membuatnya lelah. Kesya bangun lebih pagi dari biasanya. Ia pergi ke dapur. Bersama Bi Marni menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya. Hal itu ia lakukan semata-mata karena ingin Rafael segera memaafkannya. Berada di satu atap yang sama, tetapi tidak saling bicara satu sama lain itu sungguh menyakitkan. “Bi kenapa Mas Rafa belum maafin aku ya?” keluh Kesya. Sepanjang malam ia tidak bisa tidur. Hanya memikirkan cara bagaimana agar Rafa memaafkannya. “Sebentar lagi Nyonya. Nanti kalau sudah waktunya tiba Pak Rafa pasti memaafkan Nyonya, lantas hubungan kalian pasti akan membaik lagi,” sahut Bi Menghibur majika

