Wira melangkah masuk ke ballroom dengan wajah yang jelas-jelas tidak bersemangat. Sebenarnya ia sudah berniat untuk tidak menghadiri acara pernikahan ini, tetapi Meyra memaksanya. Meyra Andita, model muda yang baru merintis kariernya, kini berlenggok anggun di sampingnya. Gaun malam berwarna merah marun itu sengaja ia pilih agar semua mata tertuju padanya. Ia ingin semua orang tahu, ia bukan lagi sekadar model kecil, melainkan calon istri dari Wira Nagendra Wirajaya, pewaris tunggal Wirajaya Corporation. Meyra menggenggam erat lengan Wira, tersenyum manis pada tamu-tamu yang menatap mereka. Namun bagi Wira, genggaman itu terasa mencekik. Entah kenapa, justru ada rasa tidak nyaman yang menjalar di dadanya. "Kenapa aku harus mendengarkan kemauannya? Semua orang pasti akan mulai bergo

