Erika mengambil sesuatu yang tidak sengaja terinjak kakinya. Batu berbentuk kepala serigala yang dicat berwarna hitam. Digenggamnya batu itu dalam telapak tangannya. Matanya menatap luar jendela dapur yang tirainya tersibak sedikit. Dia tahu milik siapa batu serigala itu. milik Michelle sebab dia tadi melihat gadis itu memakainya. “Entah apa yang terjadi pada mereka.” Gumamnya. Akan tetapi tadi Elena mengatakan bahwa Rydian dan Michelle sedang berbincang serius dan tidak boleh diganggu. Erika menghela napas lalu memasukkan batu serigala itu ke dalam kantung celemeknya. Dia akan memberikan batu itu pada Michelle ketika gadis itu datang lagi nanti ke toko rotinya. Rydian yang telah berubah menjadi Beast berdiri di tengah hutan. Matanya nyalang menatap sekitar. Napasnya memburu. Dengan kek

