Seseorang tersenyum seraya menatap rumah dengan pencahayaan temaram dari balik pohon besar. Rumah yang berada di padang luas. Dia berdiri dalam jarak yang lumayan jauh. Dia tahu bahwa ada makhluk abnormal di dalam rumah itu bersama seorang gadis. “Kuberikan ramalan yang terjadi di hari esok padamu agar pasanganmu berhati-hati.” Wanita itu adalah wanita gipsi yang sama dengan yang pernah ditemui oleh Michelle beberapa waktu lalu. “Kekuatanku terlalu besar kuberikan padanya.” Dia menghela napas pelan lalu berbalik. Menggerutu bahwa kini dia lelah dan butuh istirahat. Rydian yang sedang menghangatkan sisa makan malam tiba-tiba menegakkan tubuhnya. Hidungnya mengendus sesuatu dalam jarak yang menurutnya tidak begitu jauh. Dia menggeram menampilkan giginya yang tajam seketika. Tanpa menunggu

