Ilham yang baru kembali dari vila merasa tidak tenang, ia merasa ada yang tidak beres di vila itu. “Pak Dav, aku akan kembali ke vila tadi. Aku merasa ada yang tidak beres.” David mengerutkan kening menatap Ilham, bukankah tadi mereka sudah memastikan di sana tidak ada yang mencurigakan? Tapi melihat Ilham yang serius begitu, David mengiakan tanpa banyak bertanya. “Baiklah. Kalau kamu menemukan sesuatu, segera beritahu kami.” Ilham mengangguk paham, lantas dia pun pergi, kembali menuju vila milik Evan. Ilham turun dari mobil. Hari sudah malam. Vila itu gelap, seperti tak berpenghuni. Entah memiliki keberanian dari mana, Ilham bertekad ia harus menyelamatkan Inayah. Bagaimana pun caranya. Ia melihat sekitar, barangkali tadi ia melewatkan sesuatu. Ia mulai berjalan perlahan mengitari v

