Part 29

1577 Kata

Happy reading .... . . . Perasaan Al remuk redam saat wanita yang ia cinta melayangkan sebuah tuduhan yang begitu kejam. Sekali pun tak pernah terbersit dalam benak Al untuk menghilangkan nyawa seseorang. Bukankah kehidupan dan kematian sepenuhnya sudah digariskan Tuhan? Lantas manusia mana yang mampu menentang? Jika Yang Maha Kuasa sudah berkehendak, maka manusia hanya bisa menerima. Al tahu Gita masih berduka atas kepergian ayahnya. Tetapi, tudingan membuat ayahnya meninggal sungguh terasa pedih di pendengaran. Apakah ini juga yang Gita rasakan, ketika dirinya menuduh Gita dan Kallan masih menjalin hubungan? Bahkan dengan tanpa perasaan menyebut istrinya sendiri sebagai w************n. "Sekarang aku tahu rasanya menerima tuduhan atas kesalahan yang diluar kendaliku sebagai seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN