Kebahagiaan Keluarga Pak Tio

1050 Kata

"Ini terlalu banyak, Rif. Aku bisa membeli banyak pakaian dengan uang itu," kata Vano yang belum mau menerima uang dari Rifki. "Kau memang harus membeli banyak pakaian. Apa kau ingin memakai pakaian yang sama setiap hari untuk bekerja di sini?" "Tapi ini terlalu banyak." "Kau harus menerima semuanya. Sisanya bisa kau gunakan untuk membeli pakaian untuk Winda dan orang tuanya." "Tapi, Rifki, kau baru mengenalku. Kau sudah mengeluarkan banyak uang untukku." "Tidak ada tapi-tapian. Ingat, Vano, aku adalah bosmu! Jangan sampai kau datang untuk bekerja dengan pakaian yang kotor." Vano akhirnya menerima uang itu dengan buliran air mata. Entah sudah berapa kali ia bertemu orang baik di ibukota. Vano akan mengingat setiap orang yang sudah berbuat baik kepadanya. Vano berpamitan untuk pulang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN