Malam yang mendung pun akhirnya menurunkan hujan. Pak Joko dan Bu Mirna bergegas masuk ke dalam rumah meninggalkan gerobaknya. Padahal, hasil memulung hari ini belum sempat ia turunkan semua. Hujan yang turun cukup deras membuat para pemulung yang masih melakukan aktivitas di luar rumah bergegas masuk ke dalam. Salah satu pemulung yang akan pulang dengan berlari tak sengaja menginjak selebaran yang sempat dibuang Pak Joko tadi. Selebaran itu semakin rusak karena terkena air hujan. Vano dan keluarga Pak Tio masih duduk santai. Bahkan, Vano berniat akan memboyong Winda dan keluarganya untuk membeli pakaian baru di pasar. "Itu kan uang untukmu, Vano. Kau pakai saja untuk keperluanmu," kata Bu Wati. "Aku juga ingin membelikan kalian pakaian baru, Bu. Sekali ini saja jangan tolak keinginank

