Dear Ayah dan Ibu, Apa kalian tahu selama ini Aku merasa sangat kesepian? Apa kalian pikir aku bahagia dengan materi yang selalu kalian cari dengan alasan demi masa depanku? Aku seperti tidak memiliki orang tua. Bahkan sejak kecil aku selalu terbiasa dengan Bibi. Kalian pikir aku bahagia hanya dengan uang dan kemewahan? Tidak pernahkah sekali pun kalian ingin menghabiskan waktu denganku? Hari ini aku bertemu dengan orang yang mungkin senasib denganku. Namanya Vano, orang pertama yang menyelamatkanku dari Bullyan. Kalian tidak tahu kan bagaimana mereka semua membully ku? Vano adalah satu-satunya temanku, satu-satunya orang yang tulus mau berteman denganku. Tapi mengapa kalian tidak ingin aku berteman dengannya? Apa kalian pikir aku harus berteman dengan uang? Usiaku mungkin tidak akan lama

