KEMBALI?

2047 Kata

Romi PoV Minggu pagi ini agendaku seperti biasa... Menjemput Yudhis, putra semata wayangku, dan membawanya ke sini, kerumahku. Oke, mungkin kalian heran, bagaimana aku bisa menjemput dan membawanya ke rumahku. Karena sejak kejadian Rin, mantan istri cantikku itu, di rumah sakit yang nyaris keguguran karena aku tanpa sengaja menghempaskannya, dia tetap dengan kepala batunya, meminta berpisah. Bahkan tak tergoyah meski aku memohon dengan tangisku. Sesakit itukah yang dia rasakan hingga tak mau memaafkan aku? Hingga aku akhirnya menyerah, aku menandatangani gugatan cerainya meski dengan tangan gemetar dan air mataku yang nyaris runtuh. Tentu saja, karena aku sangat tak ingin kehilangan mereka, istri yang hatinya terluka, dan anak yang bahkan nyaris terbunuh karenaku. “Kamu masih bisa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN