ANCAMAN

2093 Kata

Author PoV Romi tak menyangka akan terjadi hal yang tak terduga seperti tadi. Bagaimana tiba-tiba Silvi, perempuan itu yang datang entah dari mana, menghentak tangan Rin lantas menamparnya dengan umpatan kasar dan penuh penghinaan. Sementara Rin yang tak menyangka, hanya meraba pipinya yang terasa panas. Matanya merebak tiba-tiba, lantas melepaskan pegangan tangan Romi lalu berlari menuju mobil yang tadi dipakainya bersama Romi. “Rin!!! Tunggu!!!” Romi berteriak, tapi tak dihiraukan oleh Rin. Sementara Silvi tersenyum sinis. “Jadi ini alasan kamu sok murka dan memutuskan aku? Karena perempuan asisten kamu itu, ha?!” Silvi bertanya dalam nada setengah berteriak. Romi merah padam menahan marah. “Kamu yang perempuan murahan! Sekali lagi kamu melakukan hal tadi pada Rin, aku tak segan-s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN