Suara manis dari seorang pria tampan, menghiasi seisi apartment. Dari dalam kamar mandi, pria tampan itu melatih vokalnya, sembari memamerkannya tentu saja. “And I’ll be the one that proposes... in a garden of roses.” Suaranya kian menjerit. Haha... lucunya priaku ini. “Propose me, Sir!” Aku menjerit menyahuti lagunya. Terdengar suara ketawa renyah milik Chris. Aku tersenyum. Seketika membayangkan bagaimana jika Chris melamarku... “Wow. That’s hawt, Sir!” kataku saat Chris keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya. Chris tersenyum menggoda. Tubuhnya yang putih dan berotot kini menjadi pusat perhatianku. “Mauuu....” Chris mengusap body mist ke seluruh tubuhnya. “Apanya yang mau, Hun? Hm?” “Mau white choco,” pintaku. Otot pada abdomennya

