Angin berhembus menggoyangkan rambutku. Sengaja aku membuka jendela mobil. Hanya sedikit, sekedar ingin merasakan hembusan angin yang segar. “Seru, Hun?” Chris menyadarkanku dari lamunan. Aku mengangguk. Chris menautkan jari jemarinya pada jari-jari kecilku. “Nanti disana pasti lebih seru lagi.” Setelah dua jam di perjalanan, kami akhirnya tiba di destinasi kami. Keadaan di entry gatenya tidak cukup ramai. Sepertinya karena masih terlalu pagi, jadi masih belum banyak yang datang. “Bang, gue tadi kayaknya ada bawa cheesecake.” Haris membuka suara. Kami telah menyewa gazebo di dalam kebun binatang. Waktu menunjukkan hampir jam makan siang, namun kami masih belum terlalu lapar. Jadi, kami memutuskan untuk memakan camilan yang dibawa. “Hah? Gak tau, gue gak ada ngurusin barang lo.” Jay

