Fact--Third POV

2204 Kata

“Gak laper, Hun?” tanya Chris. Ravenna menggeleng menanggapi pertanyaan Chris. Kepalanya tidak menoleh sedikitpun, masih sibuk memerhatikan pepohonan yang seakan mengikuti perjalanan mereka. Tangan kiri Chris bergerak perlahan. Ia hendak menggenggam tangan kekasihnya yang begitu mungil di genggamannya. Ravenna yang merasakan tangannya digenggam, langsung menoleh. Dilihatnya Chris masih fokus pada jalanan yang tidak begitu ramai. Senyum terukir di wajah Ravenna. Menambah kecantikan dirinya di hari ini. Ravenna kemudian menggenggam dan mengelus lembut tangan Chris. Si empunya tangan hanya bisa menahan senyumnya. Salah tingkah. “How are you feelin?” Ravenna berdehem. “Nervous... kayak aku selalu takut ketemu ibu. Takut gak sesuai sama ekspektasi.” “Expect nothing then. You always l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN