Sudah satu minggu, Anael tak tampak di sekolah. Biru diam-diam mencarinya tanpa sepengetahuan Vero. Berbagai tempat ia jelajahi, hingga sampai ke bukit dan hutan. Biru berpikir mencari Anael ke tempat itu, karena dia menyukai alam. Biru selalu berpikir cara menemukan Anael. Ia lebih banyak diam dibanding meladeni ucapan Vero. "Lo serius? Nggak mau cari dia?" Vero berkata kesal, karena Biru hanya duduk diam di kelas. Vero tak mengetahui jika sepulang sekolah Biru mencari Anael hingga malam. "Udah lah, dia udah pergi. Biarin aja." Biru terus menatap jendela kelas. "Seenggaknya lo cari. Dia emang nggak bisa lo lindungi, tapi dia perempuan!" protes Vero kesal. "Ver, dia punya kekuatan, jadi biarin aja." Ucapan Biru setengah berbisik. Vero mendengkus kesal. "Biru, lo cinta sama dia?" Per

