Cinta memilki cara sendiri dalam setiap merangkai kisah manis. Begitu pun kisah manis dari kehidupan Kayla. Gadis itu tampak tersenyum dalam bimbang. Baginya, hubungan ini bukan sekedar pacaran yang menyita waktu sangat panjang. Namun, kepercayaan dan keyakinan ada pasangan masing-masing ,seiring waktu yang coba dirasakan bisa menumbuhkan rindu yang begitu menggebu. Sayang, rindu itu hanya milik Kayla seorang. Setelah hampir enam puluh menit berbicara bersama. Saling memperhatikan satu sama lain. Tapi tidak seintensif seperti perhatian dari pasangan romantis yang dilihat Kayla di dalam kafe tadi sore. Kayla akhirnya memutuskan untuk pergi, meski berat. Karena masih ingin bersama dan memandangi wajah mataharinya. "Kamu yakin nggak mau nunggu aku sampai selesai. Biar nanti kita bisa makan

