Tidak Bisa Datang

958 Kata

Kayla merasa separuh jiwanya hilang. Langkahnya begitu lunglai keluar dari ruang dokter yang menangani sang ayah. Air mata dihapus dengan kasar. Tertinggal bayangan kesedihan mendalam akan kondisi Pak Rahman. "Kenapa aku masih menerima cobaan seberat ini Ya Allah," batin Kayla. Ia kemudian masuk di ruang rawat sang ayah dan menemui sang ibu. Melihat kedatangan Kayla. Bu Rima segera menghampiri putrinya. Ia yang sejak tadi menunggu suaminya pulih hanya bisa pasrah menyuruh Kayla untuk mencari tahu apa yang sudah terjadi pada Pak Rahman. "Bagaimana kata dokter Kayla. Apa ayah kamu baik-baik saja?" tanya Bu Rima. Tampak rona kecemasan memenuhi garis wajah bu Rima. Rasanya Kayla tidak bisa berkata apa-apa. Lidahnya seperti mendadak keluh. Mulutnya menutup enggan membuka suara. Tanpa sadar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN