Remasan tangan Alya dan gelagat istrinya yang sedih sempat membuat Usman khawatir. Usman khawatir dengan perubahan wajah Alya yang bahkan belum bertemu dengan kedua orang tuanya. Melihat perubahan keadaan di ruang tamu yang cukup signifikan, Alya mau tidak mau sedih. Tetapi di luar dugaan Usman kesedihan itu lantaran selama ini Alya abai dengan segala sesuatu tentang Bapak dan Ibunya. Karena ketakutannya yang besar terhadap Usman yang bisa saja tergoda oleh kecantikan Milea, Alya selama ini melarang sang suami berkeliaran di rumah itu ketika mereka berkunjung. Alya lebih banyak melayani sang suami agar tidak keluar kamar dan abai dengan kondisi rumah orang tuanya yang sudah lama sekali tidak di renovasi dan tidak berganti perabot. "Kenapa Sayang?" tanya Usman lembut begitu menyadar

